ADVETORIAL

Bakal Digelontor Dana Besar, Komisi II DPRD Trenggalek Gelar Sidak di Goa Lowo dan Pantai Prigi

×

Bakal Digelontor Dana Besar, Komisi II DPRD Trenggalek Gelar Sidak di Goa Lowo dan Pantai Prigi

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Sidak rombongan Komisi II DPRD Trenggalek di pantai prigi yang di rencanakan bakal di poles dengan anggaran pinjaman.
Inti Berita:
Komisi II DPRD Trenggalek meninjau Goa Lowo dan Pantai Prigi terkait rencana pembangunan wisata melalui skema pinjaman daerah.
Dewan menemukan banyak keluhan UMKM akibat sepinya pengunjung wisata.
Revitalisasi difokuskan pada perbaikan fasilitas Goa Lowo dan kawasan Pantai Prigi.

SUARA TRENGGALEK – Komisi II DPRD Trenggalek turun langsung meninjau kawasan wisata Goa Lowo dan Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo.

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul rencana pemerintah daerah yang akan menggelontorkan anggaran besar untuk pembangunan sektor pariwisata melalui skema pinjaman daerah.

Dalam inspeksi mendadak itu, DPRD memprioritaskan keluhan para pelaku UMKM yang mengaku terdampak akibat menurunnya jumlah wisatawan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Murkam, memimpin langsung peninjauan lapangan bersama seluruh anggota komisi.

Mereka didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek, Tony Widianto, beserta jajaran terkait.

Saat berdialog dengan pedagang di kawasan wisata, banyak pelaku usaha mengeluhkan kondisi wisata yang semakin sepi dibanding beberapa tahun lalu.

Dampaknya, omzet pedagang kuliner hingga pemilik kios suvenir terus menurun.

“Banyak pelaku UMKM mengeluh karena pengunjung sepi, sehingga dagangan mereka tidak laku. Kami memprioritaskan masalah ini untuk menjadi perhatian bersama,” ujar Murkam.

Dalam sidak tersebut, Komisi II juga meninjau sejumlah titik yang masuk rencana pembangunan fisik.

Salah satu fokus utama adalah revitalisasi kawasan wisata Goa Lowo yang selama ini menjadi ikon wisata alam unggulan di Trenggalek.

Selain itu, DPRD mengecek rencana pembangunan talud penahan tanah serta infrastruktur penunjang lain di sekitar kawasan Goa Lowo guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Usai dari Goa Lowo, rombongan melanjutkan peninjauan ke kawasan Pantai Prigi, khususnya area panggung terbuka Prigi 360 yang mulai mengalami kerusakan.

Di lokasi itu, DPRD menemukan sejumlah fasilitas publik yang dinilai membutuhkan rehabilitasi total, mulai dari jalan lingkungan, sistem drainase, hingga deretan ruko wisata.

“Kami ingin memastikan proyek pembangunan bermodal besar ini benar-benar memberikan dampak nyata, terutama dalam mendongkrak angka kunjungan wisata dan menggerakkan ekonomi warga sekitar,” tegas Murkam.

Dalam diskusi bersama masyarakat dan Dinas Pariwisata, DPRD menekankan bahwa revitalisasi wisata tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata.

Pemerintah daerah diminta menyiapkan konsep pengelolaan wisata jangka panjang agar kawasan tetap hidup dan ramai pengunjung.

Menurut Murkam, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

“Tujuan utama pembangunan ini adalah menarik wisatawan agar kembali berkunjung ke Trenggalek. Jika destinasi wisatanya hidup, maka geliat ekonomi UMKM otomatis ikut bergerak naik,” pungkasnya.