PENDIDIKAN

Tinjau TKA SD, Kadindik Trenggalek: Hasil TKA untuk Evaluasi Kualitas Guru dan Satuan Pendidikan

×

Tinjau TKA SD, Kadindik Trenggalek: Hasil TKA untuk Evaluasi Kualitas Guru dan Satuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Agus Dwi Karyanto saat melaksanakan peninjauan TKA di SDN Surodakan 2.
Inti Berita:
• Disdik Trenggalek lakukan monitoring TKA SD di SDN 2 Surodakan
• Pelaksanaan sejak 20 April berjalan lancar meski sempat terkendala di awal
• Partisipasi siswa hampir 100 persen, ujian berbasis online
• Hasil TKA jadi evaluasi kompetensi guru dan kualitas satuan pendidikan

SUARA TRENGGALEK – Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SDN 2 Surodakan, Selasa (28/4/2026). Pelaksanaan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai prosedur.

Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Agus Dwi Karyanto mengatakan secara umum pelaksanaan TKA sejak hari pertama berjalan lancar meskipun sempat menghadapi kendala di awal.

“Alhamdulillah sejak hari pertama tanggal 20 April lalu, pelaksanaan TKA tingkat SD berjalan lancar. Di awal memang ada kendala, tetapi sampai hari ini semua bisa teratasi dan siswa kelas 6 dapat mengikuti dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan hingga hari terakhir pada 30 April 2026 dapat berjalan tanpa hambatan. Pihaknya juga terus melakukan monitoring baik dari kantor maupun langsung ke lapangan.

Agus menambahkan, tingkat partisipasi siswa hampir mencapai 100 persen. Jika ada yang tidak mengikuti, umumnya disebabkan faktor kesehatan atau kendala tertentu.

“Keikutsertaan hampir 100 persen. Kalau ada yang tidak ikut biasanya karena sakit atau izin lain,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan berbasis online, Agus memastikan sejauh ini tidak ada kendala signifikan. Jika pun terjadi gangguan jaringan, guru telah siap memberikan pendampingan.

“Dari sisi pelaksanaan online sampai hari ini lancar. Jika ada kendala internet, guru langsung membantu,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan TKA memiliki peran penting sebagai alat ukur capaian akademik siswa sekaligus bahan evaluasi peningkatan kualitas pendidikan.

“Hasil TKA ini akan menjadi bahan evaluasi, baik untuk peningkatan kompetensi guru maupun kualitas proses belajar mengajar di setiap satuan pendidikan,” tegasnya.

Selain itu, menurutnya hasil TKA ini juga menjadi salah satu pertimbangan untuk masuk jenjang SMP melalui jalur prestasi saat pelaksanaan SPMB.

Sementara itu, Kepala SDN 2 Surodakan, Fajjariatul Khatimah menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya diikuti 89 siswa kelas 6 yang terbagi dalam tiga rombongan belajar.

“Untuk kelas 6 ada tiga rombel dengan total 89 siswa. Pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang dengan tiga sesi setiap harinya,” jelasnya.

Setiap sesi diikuti 14 hingga 15 siswa, dengan jadwal pelaksanaan mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.

Ujian dilakukan secara daring menggunakan perangkat Chromebook dan dipantau langsung oleh penyelia dari Dinas Pendidikan. Materi yang diujikan meliputi literasi, numerasi, dan karakter.

Fajjariatul menambahkan, hingga hari kedua pelaksanaan belum ditemukan kendala berarti.

“Alhamdulillah sampai hari ini belum ada kendala. Mudah-mudahan sampai selesai tetap lancar,” ujarnya.

Sebagai persiapan menghadapi TKA, pihak sekolah juga memberikan tambahan pembelajaran bagi siswa kelas 6 setelah jam sekolah.

“Setiap hari ada tambahan belajar mulai pukul 12.00 sampai 14.00 untuk persiapan TKA,” tambahnya.

Perlu diketahui, adapun pelaksanaan TKA jenjang SD berlangsung pada 20–30 April 2026. Sementara untuk jenjang SMP telah dilaksanakan lebih dulu pada 6–16 April 2026.

Jadwal susulan direncanakan pada 11–17 Mei 2026. Hasil TKA akan diolah pada 20–25 Mei dan diumumkan pada 26 Mei 2026.