SUARA TRENGGALEK – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek menyerap aspirasi cabang olahraga (cabor) melalui forum diskusi santai sebagai langkah penyusunan program kerja tahun 2026.
Plt Kepala Dispora Trenggalek, Arief Setiawan mengatakan kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk “desk” yang diikuti empat cabor setiap harinya.
“Kami ingin ngobrol santai dengan teman-teman cabor yang berada di bawah KONI. Tujuannya untuk mengetahui keluh kesah, program kerja, serta masukan dari mereka,” ujarnya, Kamis (26/3/2025).
Selain menyerap aspirasi cabor, Dispora juga menerima masukan terkait peningkatan perhatian terhadap atlet berprestasi, khususnya soal reward.
“Oh iya, kemarin kita juga mendapatkan masukan dari teman-teman calon. Mereka berkeluh-kesah ketika teman-teman reward dari atlet-atlet yang selama ini mempunyai prestasi itu kalau bisa kita mendapat masukan untuk lebih diperhatikan lagi nggih pada intinya,” katanya.
Menurut Arief, peningkatan reward penting untuk menumbuhkan kebanggaan atlet daerah.
“Karena kita juga punya gambaran kita punya program bahwa teman-teman atlet yang ada di Trenggalek itu menjadi bangga menjadi atlet Trenggalek,” imbuhnya.
Ia menambahkan, Dispora akan menjalin kolaborasi dengan sejumlah pihak, seperti dinas pendidikan dan perguruan tinggi, untuk mendukung kebutuhan atlet, baik dalam pendidikan maupun peningkatan standar penghargaan.
“Kita akan coba kolaborasi dengan dinas-dinas terkait seperti mungkin dinas-dinas pendidikan, mungkin cabang dinas atau mungkin universitas yang ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, hasil diskusi bersama cabor akan dirangkum menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program ke depan.
“Kami ingin punya base data yang jelas dan terpercaya sehingga bisa berkolaborasi dengan KONI dalam pengembangan olahraga di Trenggalek,” ucapnya.
Dari hasil diskusi sementara, mayoritas cabor mengeluhkan keterbatasan fasilitas serta kebutuhan pembinaan atlet yang lebih terjadwal dan berkelanjutan.
“Rata-rata usulan cabor terkait fasilitas dan jadwal pembinaan. Mereka berharap pemerintah bisa lebih hadir dalam proses pembinaan maupun fasilitasi,” terangnya.
Meski demikian, Arief menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberikan dukungan di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami mungkin tidak selalu bisa memberikan anggaran langsung, tapi setidaknya bisa mendampingi dan memfasilitasi agar kualitas atlet maupun sarana prasarana bisa meningkat,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Dispora berharap kolaborasi dengan KONI dan cabor di Trenggalek semakin kuat dalam mendorong prestasi olahraga daerah.











