WISATA

Tembus 5 Ribu Scooterist, Event Vespa Bumi Yakso di Trenggalek Disertai Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Cengkrong

×

Tembus 5 Ribu Scooterist, Event Vespa Bumi Yakso di Trenggalek Disertai Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Cengkrong

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Keberangkatan scooterist dari Pendopo menuju Pantai Prigi Trenggalek.
Inti Berita:
• Wabup Trenggalek Syah Natanegara memimpin riding Vespa bersama ribuan scooterist dari Pendopo menuju Pantai Prigi 360 melintasi Jalur Lintas Selatan (JLS).
​• Event Bumi Yakso Berscooter ditargetkan menarik 3.000–5.000 peserta guna mempromosikan aksesibilitas pariwisata serta memutar roda ekonomi UMKM pesisir.
​• Selain aksi riding dan konser hiburan, acara dimaksimalkan dengan misi peduli lingkungan berupa penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Cengkrong dan aksi bersih pantai.

SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek memanfaatkan momentum gelaran “Bumi Yakso Bersecooter” untuk menggairahkan potensi pariwisata daerah.

Agenda yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu (10/10/2026) hingga Minggu (11/10/2026) ini dipusatkan di Pantai Prigi 360 dan diperkirakan dihadiri oleh 3.000 hingga 5.000 peserta dari berbagai daerah.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyebut kegiatan Bumi Yakso Bersecooter menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan potensi pariwisata dan mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya di kawasan Pantai Prigi.

Hal itu disampaikan Syah saat mengikuti kegiatan riding bersama komunitas Vespa dari Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek menuju Pantai Prigi 360 melalui Jalur Lintas Selatan (JLS), Sabtu (10/10/2026).

Menurut Syah, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para pecinta Vespa, tetapi juga sarana promosi wisata sekaligus mengenalkan akses JLS yang telah tersambung hingga kawasan Pantai Prigi.

“Alhamdulillah, hari ini kita akan melakukan riding Vespa. Dan ini dalam agenda Bumi Yakso Bersecooter,” kata Syah.

Ia menjelaskan, rombongan akan menempuh perjalanan dari Pendopo Trenggalek menuju Pantai Prigi melalui JLS.

Setibanya di lokasi, peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai atau beach clean bersama komunitas Vespa, dilanjutkan hiburan.

“Tujuannya adalah menggerakkan pariwisata di Kabupaten Trenggalek. Ini nanti kita akan riding dari Pendopo sampai dengan Pantai Prigi melewati JLS,” imbuhnya.

Syah berharap kegiatan tersebut dapat memperkenalkan destinasi wisata Trenggalek kepada komunitas Vespa dari berbagai daerah.

Dengan begitu, informasi mengenai keindahan pantai-pantai di Trenggalek dapat menyebar melalui jaringan komunitas dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.

Ia juga berharap kegiatan tersebut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar Pantai Prigi, terutama pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata.

“Kita juga ingin menyampaikan kepada semua masyarakat bahwasannya JLS ini sudah tembus sampai dengan Prigi. Ke depan kita juga akan membuka lahan lagi sehingga tembus sampai ke Munjungan,” ujarnya.

Selain promosi wisata, kegiatan ini juga membawa misi kepedulian terhadap lingkungan. Syah menyampaikan rencana sumbangan 1.000 bibit mangrove untuk ditanam di kawasan Cengkrong.

“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk cinta lingkungan. Kita akan menyumbangkan seribu bibit mangrove untuk ditanam di Cengkrong,” tutupnya.

Bumi Yakso Bersecooter berlangsung selama dua hari, Sabtu (10/10/2026) hingga Minggu (11/10/2026), dengan pusat kegiatan di Pantai Prigi 360. Berdasarkan informasi penyelenggara dalam bahan berita, kegiatan ini diperkirakan dihadiri 3.000 hingga 5.000 pecinta skuter.

Kehadiran komunitas kendaraan tersebut diharapkan menjadi sarana bertukar informasi mengenai destinasi wisata Trenggalek.

Konektivitas JLS dari wilayah Tulungagung maupun Blitar juga diharapkan semakin memudahkan wisatawan menjangkau kawasan pesisir Trenggalek melalui jalur darat.