PENDIDIKAN

Sambangi SMAN 1 Trenggalek, AKBP Rizky Edukasi Pelajar Soal Kenakalan Remaja hingga Narkoba

×

Sambangi SMAN 1 Trenggalek, AKBP Rizky Edukasi Pelajar Soal Kenakalan Remaja hingga Narkoba

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Kapolres Trenggalek menjadi pembina upacara di SMAN 1 memberikan edukasi kepada para pelajar.
Inti Berita:
• Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mendatangi SMAN 1 Trenggalek dan bertindak sebagai pembina upacara dalam program Police Goes to School pada Senin (7/9/2026).
​• Dalam amanatnya, Kapolres mengingatkan para siswa untuk menjauhi kenakalan remaja seperti tawuran, perundungan, balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga penyalahgunaan narkoba.
​• Siswa diimbau untuk tertib dan santun dalam menyuarakan pendapat serta bijak bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi hoaks.

SUARA TRENGGALEK – Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya turun langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi kepada pelajar melalui program Police Goes to School.

Kali ini, Kapolres Trenggalek mengunjungi SMA Negeri 1 Trenggalek di Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Trenggalek, Senin (7/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia sekaligus menjadi pembina upacara bendera.

“Iya betul. Hari ini saya berkunjung ke SMA Negeri 1 Trenggalek sekaligus menjadi pembina upacara hari Senin dalam rangka program Police Goes to School,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan kepada para pelajar, salah satunya mengenai kenakalan remaja.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase yang dipenuhi semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Namun, apabila tidak diarahkan dengan baik, hal tersebut dapat mendorong munculnya tindakan negatif seperti tawuran, balap liar, maupun perundungan.

Karena itu, ia meminta para siswa untuk senantiasa menunjukkan empati dan saling menghargai. Sekolah juga diharapkan menjadi tempat yang ramah dan aman bagi seluruh pelajar.

Kapolres turut menyinggung mengenai kebebasan menyuarakan pendapat. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus dilakukan secara tertib, santun, dan sesuai dengan aturan hukum.

Para pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun ajakan di media sosial yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu, Kapolres mengajak pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Di antaranya dengan menggunakan helm saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghindari kebut-kebutan, balap liar, dan penggunaan knalpot brong.

Kapolres juga memberikan perhatian terhadap penyalahgunaan narkoba yang dinilai telah menjadi permasalahan nasional.

“Demikian juga dengan penyalahgunaan Narkoba. Ini telah menjadi permasalahan nasional dan cukup meresahkan. Sudah merambah ke kalangan remaja bahkan anak-anak. Pesan saya, jangan pernah mencoba apalagi sampai terlibat,” imbuhnya.

Tak hanya kepada pelajar, Kapolres juga mengimbau guru dan tenaga pendidik untuk membangun komunikasi dua arah dengan para siswa.

Guru diharapkan mau mendengarkan anak tanpa menghakimi, sehingga para pelajar merasa nyaman untuk bercerita.

Selain itu, literasi digital juga dinilai penting untuk membantu pelajar memahami perbedaan antara dunia maya dan dunia nyata.

“Kita harapkan, mereka nanti bisa menjadi generasi yang tidak hanya unggul diberbagai bidang tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan wawasan kebangsaan sehingga bisa menjadi pribadi yang cerdas dan nasionalis,” pungkasnya.