SUARA TRENGGALEK – Jajaran Polres Trenggalek terus menggenjot aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi seluruh anggotanya.
Aktivasi tersebut menjadi salah satu prasyarat untuk mendukung anggota Polri sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kabupaten Trenggalek.
Sebagai bentuk keseriusan mendukung program pemerintah tersebut, Polres Trenggalek menghadirkan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan berlangsung di Aula Tatag Trawang Tungga, Mapolres Trenggalek, Senin (5/10/2026).
Ratusan personel dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran mengikuti arahan dan tahapan pendaftaran sebagai agen Perlinsos.
Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya melalui Kasatbinmas AKP Siswanto mengatakan, kehadiran petugas Dispendukcapil sangat penting karena sebelum menjadi agen Perlinsos, setiap anggota diwajibkan melakukan aktivasi IKD.
“Sengaja kita hadirkan untuk memudahkan rangkaian proses pendaftaran akun sebagai agen Perlinsos. Semua didampingi, mulai dari proses instalasi IKD sampai dengan pendaftaran Perlinsos,” ujarnya.
Menurutnya, sejak awal Oktober ini seluruh anggota Polri dilibatkan sebagai agen Perlinsos.
Keterlibatan tersebut bertujuan membantu registrasi ulang penerima bantuan sosial (bansos) untuk penyaluran pada 2027 agar lebih tepat sasaran.
Namun, pelaksanaan Perlinsos menghadapi tantangan karena tidak semua masyarakat memiliki akses dan kemampuan menggunakan teknologi digital.
Sebagian masyarakat bahkan tidak memiliki telepon seluler atau belum memahami cara penggunaannya.
Kondisi tersebut membuat petugas kepolisian dilibatkan untuk membantu masyarakat selama proses registrasi berlangsung.
“Kita punya 688 personel dan 157 diantaranya adalah Bhabinkamtibmas yang memang memiliki jaringan luas sampai ke tingkat desa. Kita berharap keterlibatan Polri ini, Perlinsos bisa lebih optimal dan menjangkau masyarakat lebih luas,” pungkasnya.











