Inti Berita:
• Kecelakaan kerja merenggut nyawa seorang sopir dump truck di lokasi proyek Bendungan Bagong, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, pada Jumat (9/10/2026) sore.
• Kendaraan korban diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan turunan hingga masuk ke parit dan menabrak pohon kelapa, menyebabkan korban terjepit di dalam kabin.
• Proses evakuasi melibatkan ekskavator dan Polsek Bendungan, setelah itu jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soedomo sebelum diantar ke rumah duka di Cilacap, Jawa Tengah.
SUARA TRENGGALEK – Insiden kecelakaan kerja terjadi di area proyek pembangunan Bendungan Bagong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui bernama Agus Purwanto (61), seorang sopir dump truk asal Desa Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban diduga mengalami kecelakaan akibat rem kendaraan blong saat melintas di jalan menurun.
Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya melalui Kasihumas AKP Katik mengatakan peristiwa tersebut diketahui setelah seorang pelapor bernama Ahmad Royan menghubungi layanan Call Center 110 Polres Trenggalek.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Polsek Bendungan yang dipimpin Kapolsek AKP Rudi Sugiarto mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban merupakan warga Desa Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,” ungkapnya, Sabtu (10/10/2026).
Saat kejadian, menurutnya korban bekerja sebagai sopir dump truck yang mengangkut material galian dari lokasi Main Dump menuju Disposal dengan jarak sekitar 1,5 kilometer di area proyek bendungan.
Korban mulai bekerja sekitar pukul 09.00 WIB bersama 20 kendaraan lainnya. Sedangkan kecelakaan terjadi setelah korban menyelesaikan pengangkutan material untuk ketujuh kalinya.
“Saat melintasi jalan menurun, dump truck yang dikemudikan korban diduga mengalami rem blong hingga masuk ke parit dan menabrak pohon kelapa,” jelasnya.
AKP Katik juga menerangkan dalam kejadian tersebut korban terjepit di antara kabin kendaraan dan pohon tersebut, mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Evakuasi Libatkan Ekskavator
Setelah petugas tiba di lokasi, diterangkan AKP Katik Kapolsek Bendungan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk RSUD dr. Soedomo Trenggalek dan keluarga korban yang berada di Cilacap, Jawa Tengah.
Petugas juga memasang garis polisi di lokasi kejadian. Untuk mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kabin, petugas mendatangkan ekskavator guna mengangkat dump truck.
“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk menjalani pemeriksaan,” tuturnya.
Hasil dari pemeriksaan di rumah sakit dan olah tempat kejadian perkara (TKP), selanjutnya disampaikan kepada pihak keluarga, yakni Agus Kusnadi yang merupakan adik kandung korban.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Cilacap, Jawa Tengah, menggunakan ambulans RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Pengantaran dilakukan bersama Arif dan Suprinto yang disebut sebagai perwakilan PT Sacna.











