Inti Berita:
• Ruas jalan Krandekan-Gandusari sepanjang 5,5 kilometer di Kabupaten Trenggalek siap diperbaiki dan kini memasuki tahap evaluasi penawaran tender.
• Plt. Kepala Dinas PUPR Trenggalek Anjang Purwoko menargetkan proses penandatanganan kontrak pekerjaan dapat diselesaikan pada pekan depan.
• Proyek peningkatan jalan tersebut menggunakan alokasi dana pinjaman daerah dengan nilai pagu anggaran mencapai kurang lebih Rp10 miliar.
SUARA TRENGGALEK – Ruas jalan penghubung Krandekan-Gandusari, Kabupaten Trenggalek, segera mendapatkan penanganan.
Saat ini proses peningkatan jalan sepanjang sekitar 5,5 kilometer tersebut masih berada dalam tahap evaluasi penawaran.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek Anjang Purwoko mengatakan, peningkatan ruas jalan tersebut ditargetkan masuk tahap penandatanganan kontrak pada pekan depan.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau ruas jalan Krandekan-Gandusari, Rabu (9/9/2026).
“Jadi ini bersamaan dengan agenda penyampaian bantuan kepada masyarakat. Kebetulan melewati jalan Krandekan-Gandusari yang direncanakan ada penanganan. Saat ini masih dalam proses tender,” ucapnya.
Menurut Anjang, ruas Krandekan-Gandusari menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur. Ruas tersebut merupakan bagian dari satu koridor jalan yang menghubungkan Kedunglurah-Krandekan dan Krandekan-Gandusari.
“Ada 1 koridor sebenarnya, ruas Kedunglurah-Krandekan kemudian Krandekan-Gandusari. Ruas Kedunglurah-Krandekan itu tahun 2024 sudah ada penanganan melalui dana DAK. Tapi masih menyisakan sekitar 400 meter yang belum tertangani. Sedangkan Krandekan-Gandusari kita tangani melalui dana pinjaman. Sementara untuk yang 400 meter itu kita rencanakan kita tangani tahun depan 2027 di APBD induk. Jadi Koridor ini akan tuntas diselesaikan tahun ini dan induk tahun 2027,” lanjutnya.
Anjang menjelaskan, penanganan ruas Krandekan-Gandusari menggunakan dana pinjaman dengan pagu kurang lebih Rp10 miliar. Pekerjaan tersebut direncanakan menangani jalan sepanjang sekitar 5,5 kilometer.
“Saat ini masih berada di tahapan pengadaan fisik konstruksi. Di tender tahapannya masih di evaluasi penawaran yang masuk. Harapannya nanti satu minggu lagi kita sudah berkontrak dan segera bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Selain ruas Krandekan-Gandusari, Pemkab Trenggalek juga menganggarkan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya pada APBD induk 2026.
Anjang menyebut terdapat 22 paket pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan melalui sistem kompetisi tender. Sebanyak tiga paket yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) telah berjalan, yakni dua paket di Kecamatan Durenan dan satu paket di Kecamatan Pule.
“Untuk di Pule paket pekerjaan jembatan yang ada di Kembang Sore. Kemudian yang 19 paket sudah proses mini kompetisi dalam tahap evaluasi. Jadi total ada 22, yang 3 dari sumber DAK sudah berjalan. Sementara yang 19 menyusul menuju ke kontrak,” ujarnya.
Selain itu, terdapat dua paket tender cepat untuk pekerjaan jembatan di Karangrejo, Kecamatan Kampak, dan jembatan di Munjungan.
“Jadi harapannya ini segera bisa ada pemenang dan bisa segera berkontrak dan selanjutnya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan schedule yang telah direncanakan,” tutup Anjang Purwoko.
Rencana perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan baik dari warga. Siti Qoiriyah, warga RT 16/RW 08 Desa Krandekan, Kecamatan Gandusari, mengaku senang mendengar ruas jalan tersebut akan diperbaiki.
Siti yang sehari-hari berjualan es teh dan sejumlah jajanan berharap pekerjaan segera dilakukan karena kondisi jalan sudah rusak parah.
“Tentunya saya merasa senang bila jalan ini mau diperbaiki. Harapan saya segera dilaksanakan, untuk mengurangi resiko orang jatuh. Karena jalannya sudah rusak parah, ada orang yang sempat jatuh,” tuturnya.











