PERISTIWA

Diskomidag Trenggalek Bakal Ukur Dampak Bantuan Beras terhadap Harga Pasar

×

Diskomidag Trenggalek Bakal Ukur Dampak Bantuan Beras terhadap Harga Pasar

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Para warga saat mengambil bantuan berupa beras yang diberikan oleh Bulog Trenggalek.
Inti Berita:
• Diskomidag Trenggalek belum dapat mengukur dampak penyaluran bantuan pangan (Bangpan) beras terhadap stabilitas harga karena proses distribusi masih berlangsung.
​• Secara umum, harga kebutuhan pokok di Trenggalek terpantau relatif stabil, dengan komoditas cabai rawit yang masih fluktuatif.

SUARA TRENGGALEK – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomidag) Kabupaten Trenggalek belum dapat mengukur dampak penyaluran bantuan pangan (Bangpan) berupa beras terhadap stabilitas harga sejumlah komoditas di pasar.

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran, mengatakan penyaluran bantuan pangan beras di masing-masing desa masih berlangsung.

Karena prosesnya belum selesai, pihaknya belum dapat mengetahui secara pasti dampaknya terhadap harga di pasaran.

“Ini masih mulai. Kita belum bisa mengukur,” ujar Saniran, Jumat (4/9/2026).

Menurut Saniran, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Trenggalek saat ini masih relatif stabil. Belum terdapat kenaikan harga yang mencolok pada sejumlah komoditas.

Ia menyebut harga telur dan daging ayam masih stabil. Sementara komoditas yang mengalami pergerakan harga adalah cabai rawit.

“Kalau harga telur masih stabil, daging ayam stabil. Yang memang naik turun cabai rawit,” bebernya.

Saniran menambahkan, Diskomidag akan melakukan pengukuran setelah proses penyaluran bantuan pangan beras berjalan lebih jauh.

Pengukuran tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penyaluran bantuan pangan beras memberikan dampak terhadap kondisi harga di pasar.

“Kita masih persiapan untuk mengukur nanti apakah berdampak,” akuinya.

Untuk saat ini, Diskomidag Trenggalek masih menunggu proses penyaluran bantuan pangan beras selesai sebelum melakukan evaluasi terhadap dampaknya terhadap stabilitas harga.

3.300 Ton Beras untuk 112 Ribu KPM

Sebagai informasi, penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah periode Juli, Agustus, dan September saat ini masih berlangsung.

Masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan.

Penyaluran periode ini berbeda dengan periode awal yang juga memberikan paket minyak goreng.

Total bantuan yang disalurkan di Kabupaten Trenggalek mencapai 3.300 ton beras untuk 112 ribu KPM.