Inti Berita:
• Aria Setya Putra Pradana (13), bocah asal Desa Jatiprahu, Karangan, terpaksa dilarikan ke Mako Damkar Trenggalek pada Jumat (6/11/2026) sore setelah jari tengah tangan kanannya tersangkut di pipa besi sadel sepeda.
• Orang tua korban meminta bantuan petugas setelah Aria kebingungan lantaran jarinya yang iseng dimasukkan saat bermain tidak bisa dilepaskan secara mandiri.
SUARA TRENGGALEK – Seorang bocah berusia 13 tahun asal Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, harus meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah jari tengah tangan kanannya tersangkut di dalam pipa besi sadel sepeda, Jumat (6/11/2026).
Jari Aria Setya Putra Pradana itu tidak bisa dilepaskan setelah ia iseng memasukkannya ke dalam pipa besi sadel sepeda miliknya saat bermain bersama teman-temannya sekitar pukul 17.00 WIB.
Kebingungan karena jarinya tidak bisa keluar, Aria kemudian pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya.
Keluarga selanjutnya membawa Aria ke Markas Komando (Mako) Damkar Trenggalek untuk meminta bantuan petugas melepaskan jarinya.
Komandan Regu 3 Damkar Trenggalek, Hendri Agus, menyampaikan bahwa petugas menerima kedatangan Aria bersama keluarganya sekitar pukul 17.30 WIB.
Sebanyak lima personel Damkar kemudian menyiapkan peralatan untuk melakukan proses pelepasan.
“Pelepasan jari dilaksanakan dengan memotong sebagian pipa besi pada jari tengah tangan kanan menggunakan mini gerinda,” ungkapnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 25 menit. Pada pukul 18.00 WIB, jari Aria akhirnya berhasil dilepaskan dari pipa besi tersebut.
Setelah proses selesai, potongan pipa besi sadel sepeda hasil evakuasi diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Damkar Trenggalek melaporkan seluruh proses penyelamatan nonkebakaran tersebut berjalan aman dan terkendali.











