PERISTIWA

Update Kecelakaan Trenggalek, 5 Korban Alami Patah Tulang, 2 Berpotensi Dirujuk ke Luar Kota

×

Update Kecelakaan Trenggalek, 5 Korban Alami Patah Tulang, 2 Berpotensi Dirujuk ke Luar Kota

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono saat mengecek kondisi pasien.
Inti Berita:
• ​5 korban kecelakaan Elf rombongan SMK Islam Durenan, Trenggalek mengalami patah tulang berdasarkan hasil rontgen dan pemindaian lanjutan.
• ​Pihak rumah sakit tengah mengoordinasikan penanganan bersama dokter spesialis, dengan harapan seluruh pasien dapat ditangani secara optimal di RSUD dr. Soedomo tanpa perlu dirujuk ke luar kota.

SUARA TRENGGALEK – Kecelakaan lalu lintas menimpa minibus Isuzu Elf bernomor polisi AG 7922 S di Jalan Raya Karangan-Dongko, tepatnya di Desa Puru, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

​Sebanyak lima korban luka berat langsung dievakuasi oleh petugas Public Safety Center (PSC) menuju RSUD dr. Soedomo Trenggalek pada pukul 13.30 WIB. Hasil pemeriksaan medis awal, rontgen, serta pemindaian mengonfirmasi bahwa kelima korban mengalami patah tulang.

Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono mengatakan kelima korban tiba di rumah sakit pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 13.30 WIB setelah dievakuasi oleh petugas Public Safety Center (PSC).

Seluruh korban telah menjalani pemeriksaan medis, termasuk pemeriksaan lanjutan melalui rontgen dan pemindaian.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kelimanya diketahui mengalami patah tulang dan masih membutuhkan observasi lebih lanjut.

“Perlu kami sampaikan pada hari ini tanggal 6 November tahun 2026 sekitaran jam 13.30 Rumah Sakit dr. Soedomo Trenggalek dikirimi oleh PSC ya, ada 5 korban akibat kecelakaan,” kata Sujiono.

Ia menambahkan, terdapat kemungkinan dua pasien dirujuk ke rumah sakit di luar kota.

Namun, pihaknya masih mengoordinasikan kondisi tersebut dengan dokter spesialis untuk memastikan apakah penanganan dapat dilakukan di RSUD dr. Soedomo.

“Insyaallah masih kita koordinasikan dengan dokter spesialis, kemungkinan ada dua ya, tapi semoga nanti dengan hasil konsultasi dengan dokter spesialisnya itu bisa dikerjakan di sini,” jelasnya.

Sujiono berharap seluruh korban dapat ditangani secara optimal di RSUD dr. Soedomo sehingga tetap memperoleh pelayanan medis terbaik.

Ia juga memastikan seluruh korban yang dirawat di rumah sakit tersebut merupakan warga Kabupaten Trenggalek, meski berasal dari wilayah kecamatan yang berbeda.

Sebelumnya, mobil Elf bernomor polisi AG 7922 S yang membawa rombongan guru dan siswa SMK Islam Durenan terguling saat perjalanan pulang dari takziah di Kecamatan Panggul.

Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Dari total 15 penumpang, sebanyak 12 orang mengalami luka-luka.

Selain lima korban yang dirawat di RSUD dr. Soedomo, tujuh korban lainnya mendapatkan penanganan di Puskesmas Suruh karena mengalami luka ringan. Sementara tiga penumpang lainnya bersama sopir dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Sopir Elf, Mahsusodin (53), warga Desa Malasan, Kecamatan Durenan, sebelumnya mengaku mengalami gangguan pengereman saat perjalanan pulang. Kondisi tersebut membuat kendaraan sulit dikendalikan.

“Rem kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, remnya menjadi keras,” ungkapnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, IPDA Miftahul Khoiri, membenarkan kecelakaan tunggal tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kendaraan melaju dari arah barat menuju timur ketika melintasi jalan dengan kontur menurun.

“Akibat kejadian tersebut, kendaraan oleng ke kanan kemudian terjatuh ke kiri,” jelasnya.

Miftahul menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian dalam keadaan baik, tidak bergelombang maupun berlubang. Cuaca saat itu cerah dengan arus lalu lintas relatif sepi.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan, kendaraan dinyatakan masih laik jalan dan pengemudi memiliki SIM A.

“Berdasarkan pemeriksaan kendaraan tersebut dinyatakan masih laik jalan. Pengemudi juga memiliki SIM A,” tutupnya.