Inti Berita:
• Kabupaten Trenggalek menyiapkan 132 atlet untuk berlaga di 17 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 yang bertempat di Ngawi dan Surabaya.
• Dispora Trenggalek memfokuskan dukungan pada cabor berpotensi medali, serta memfasilitasi administrasi bagi atlet/cabor yang berangkat secara mandiri agar tetap bisa berkompetisi.
• Selain kontingen POPDA, Trenggalek juga mengirimkan 7 atlet disabilitas untuk bertanding di Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PAPERDA) di Kabupaten Ngawi dengan target melampaui capaian periode sebelumnya.
SUARA TRENGGALEK – Sebanyak 132 atlet Kabupaten Trenggalek dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026.
Kontingen Trenggalek akan berlaga di 17 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Kabupaten Ngawi dan Surabaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek, Arief Setiawan, mengatakan persiapan kontingen telah memasuki tahap verifikasi kedua.
“Alhamdulillah, sampai saat ini teman-teman sudah melakukan persiapan hingga verifikasi kedua. Trenggalek nantinya akan mengikuti 17 cabang olahraga dengan atlet yang dikirim ke POPDA tahun 2026,” kata Arief saat ditemui di kantornya, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, pemilihan cabang olahraga yang diikuti telah mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan sebelumnya. Sejumlah cabor dinilai memiliki peluang untuk menyumbangkan medali bagi Kabupaten Trenggalek.
Namun, tidak seluruh atlet dapat diberangkatkan menggunakan pembiayaan Dispora. Beberapa cabang olahraga memilih mengikuti kompetisi secara mandiri.
Meski demikian, Dispora Trenggalek tetap memberikan dukungan, terutama dalam memfasilitasi pemenuhan persyaratan administrasi bagi atlet yang berangkat dengan biaya mandiri.
“Memang kemarin tidak semuanya bisa kita berangkatkan melalui Dispora. Ada yang bersedia berangkat secara mandiri, tetapi tetap kita fasilitasi aturan dan persyaratan harus dilengkapi. Jadi, kita tetap saling mendukung meskipun mereka berangkat secara mandiri,” ujarnya.
Target Lampaui Hasil POPDA Sebelumnya
Dalam POPDA XV Jawa Timur 2026, Dispora Trenggalek menargetkan capaian prestasi yang lebih baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Arief mengatakan pihaknya tidak ingin menetapkan target berlebihan, tetapi tetap mendorong para atlet memaksimalkan persiapan agar mampu meningkatkan prestasi saat bertanding.
“Kita mempunyai target paling tidak bisa melebihi hasil POPDA sebelumnya. Kita tidak muluk-muluk karena persiapan teman-teman juga terus kita dorong agar lebih baik lagi pada 2026 ini,” tuturnya.
Ia berharap dukungan Dispora dapat menambah semangat para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat Jawa Timur tersebut.
Arief juga berpesan agar para atlet menjaga semangat dan nama baik daerah serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
“Tetap semangat, teman-teman atlet, karena kalian adalah anak-anak yang terpilih dari Kabupaten Trenggalek,” katanya.
“Jaga nama baik Trenggalek, jaga sportivitas, dan pulang membawa prestasi. Prestasi menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Trenggalek,” imbuhnya.
Trenggalek Siapkan Tujuh Atlet PAPERDA
Selain kontingen POPDA, Trenggalek juga menyiapkan tujuh atlet untuk mengikuti Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PAPERDA).
Menurut Arief, para atlet disabilitas tersebut dijadwalkan bertanding di Kabupaten Ngawi.
Dispora Trenggalek berharap keikutsertaan atlet dalam POPDA maupun PAPERDA dapat menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan prestasi olahraga pelajar di tingkat provinsi.











