OLAHRAGA

Turnamen Tekken 7 di Trenggalek Jadi Langkah Awal Bangun Komunitas Gamer

×

Turnamen Tekken 7 di Trenggalek Jadi Langkah Awal Bangun Komunitas Gamer

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan turnamen game Tekken 7 di Trenggalek.
Inti Berita:
• Turnamen Tekken 7 di Sadewa Gaming Playbox menjadi langkah awal Fajar Kusuma untuk membangun komunitas pecinta Tekken di Trenggalek.
• Ke depan, komunitas tersebut diharapkan terus aktif melalui kegiatan rutin, kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, serta mampu melahirkan pemain yang membawa nama Trenggalek ke berbagai kompetisi.

SUARA TRENGGALEK – Upaya membangun komunitas pecinta game Tekken di Kabupaten Trenggalek mulai dilakukan Fajar Kusuma, pemilik Sadewa Gaming Playbox.

Langkah tersebut dilakukan melalui turnamen Tekken 7 yang digelar di rental PlayStation miliknya di Trenggalek Kota, Minggu (23/8/2026).

Turnamen yang menggunakan konsol PlayStation 4 (PS4) itu diikuti sebanyak 32 peserta. Antusiasme para pemain dinilai cukup tinggi.

Bagi Fajar, kegiatan tersebut bukan kali pertama dirinya menggelar turnamen Tekken.

Sebelumnya, ia juga pernah mengadakan kompetisi serupa menggunakan PlayStation 3 (PS3) dengan game Tekken 6.

Menurut Fajar, Tekken dipilih karena menjadi salah satu game yang memiliki banyak penggemar, khususnya di kalangan pengguna PlayStation.

“Tekken merupakan salah satu game favorit yang sering dimainkan di PS4 setelah game sepak bola. Selain itu, Tekken memiliki komunitas yang besar di dunia dan peminatnya juga terus bertambah,” ujar Fajar.

Dari sejumlah kegiatan tersebut, Fajar melihat adanya potensi untuk mempertemukan para pemain Tekken di Trenggalek dalam sebuah wadah yang lebih terorganisasi.

Karena itu, turnamen Tekken 7 tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk membentuk komunitas Tekken di Trenggalek.

Ia menilai komunitas tersebut memiliki peluang berkembang karena antusiasme pemain terus terlihat dalam setiap kegiatan.

Bahkan, sebagian besar peserta mengetahui informasi mengenai turnamen melalui rekomendasi dari sesama pemain.

“Sebagian besar peserta mengetahui event ini dari informasi yang disampaikan dari mulut ke mulut. Artinya, komunitas mulai tumbuh secara organik dan para pemain saling mengajak serta menginformasikan event kepada teman-temannya,” jelasnya.

Target Kembangkan Komunitas Tekken

Fajar mengatakan, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti dalam penyelenggaraan turnamen. Justru, semakin banyak pemain yang menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti kegiatan Tekken.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya ingin terus menyediakan ruang bagi para pemain untuk bertemu dan berkompetisi.

Ke depan, Fajar berencana mengembangkan kegiatan tersebut dengan mengikuti perkembangan seri game Tekken.

Setelah sebelumnya menggunakan Tekken 6 di PS3 dan kemudian Tekken 7 di PS4, ia juga memiliki rencana meningkatkan permainan ke Tekken 8 menggunakan PlayStation 5 (PS5).

“Target kami adalah menjaga agar komunitas ini terus aktif dan semakin banyak anggotanya,” katanya.

Tidak hanya berhenti pada turnamen di rental PlayStation, Fajar juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha lokal.

Ia berharap kegiatan Tekken nantinya dapat digelar di tempat yang lebih beragam, termasuk kafe maupun lokasi usaha lainnya, sehingga mampu menghadirkan event yang lebih besar.

“Kami ingin event seperti ini tidak hanya dilakukan di rental PlayStation. Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan pemilik kafe maupun pelaku usaha lainnya untuk membuat event yang lebih besar dan menarik,” ungkapnya.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Fajar juga ingin memperkenalkan produk Playbox yang dikembangkannya.

Dengan demikian, turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun komunitas sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai usaha lokal.

Fajar berharap komunitas Tekken yang sedang dibangun dapat terus aktif dan memiliki kegiatan rutin setiap bulan.

Ia juga ingin para pemain tidak hanya bermain untuk hiburan, tetapi terus meningkatkan kemampuan hingga mampu membawa nama Trenggalek ke berbagai kompetisi di luar daerah.

“Semoga kemampuan para pemain terus meningkat sehingga nantinya mereka tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga bisa membawa nama Trenggalek untuk bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.