OLAHRAGA

Bripda Ardan, Polisi Muda Polres Trenggalek Pemilik Puluhan Medali Karate Tingkat Nasional

×

Bripda Ardan, Polisi Muda Polres Trenggalek Pemilik Puluhan Medali Karate Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Muhammad Akbar Ardan Purbaningrat anggota Polres Trenggalek.
Inti Berita :
• Bripda Muhammad Akbar Ardan Purbaningrat membuktikan bahwa profesi sebagai anggota Polri dan kecintaan terhadap olahraga dapat berjalan beriringan.
• Sejak usia empat tahun menekuni karate, polisi muda anggota Satsamapta Polres Trenggalek itu telah menorehkan sejumlah prestasi hingga tingkat nasional.
• Bagi Ardan, karate bukan hanya tentang kemampuan beladiri, tetapi juga sarana membentuk karakter dan menumbuhkan kepedulian serta empati kepada sesama.

SUARA TRENGGALEK – Prestasi membanggakan datang dari jajaran Polres Trenggalek. Bripda Muhammad Akbar Ardan Purbaningrat, anggota Satsamapta Polres Trenggalek, tidak hanya menjalankan tugas sebagai anggota Polri, tetapi juga menorehkan prestasi di bidang olahraga beladiri karate.

Polisi muda yang akrab disapa Bripda Ardan tersebut tercatat mengoleksi berbagai prestasi dalam sejumlah kejuaraan karate tingkat nasional maupun regional. Kemampuannya di bidang beladiri itu telah ditekuni sejak masih berusia empat tahun.

Perjalanan Ardan menjadi anggota Polri bermula setelah dirinya lulus dari SMA Negeri 2 Trenggalek. Ia kemudian mengikuti seleksi Bintara Polri dan berhasil lolos setelah bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai daerah.

Ardan selanjutnya menjalani pendidikan di SPN Polda Jatim di Mojokerto pada 2024. Setelah itu, ia ditempatkan di Direktorat Samapta Polda Jatim sebelum akhirnya kembali ke tanah kelahirannya dan bergabung dengan Satsamapta Polres Trenggalek.

“Saya ingin membanggakan orang tua dengan mengabdi lewat jalur Polri. Alhamdulillah, bisa terwujud,” ujarnya.

Tekuni Karate Sejak Usia 4 Tahun

Di balik profesinya sebagai anggota Polri, Ardan memiliki kecintaan terhadap olahraga karate. Ia mulai mengenal dan berlatih karate sejak usia empat tahun melalui Dojo INKAI Trenggalek.

Ketertarikannya terhadap beladiri asal Jepang tersebut terus berkembang. Bahkan ketika masih duduk di kelas 6 SD, Ardan sudah berani mengikuti berbagai turnamen karate, baik tingkat lokal maupun regional Jawa Timur.

“Bagi saya, karate memiliki daya tarik yang sangat khas karena berfokus pada efisiensi gerakan satu lawan satu dan filosofi pembentukan karakter yang praktis. Karate tidak mengandalkan gerakan akrobatik yang rumit, melainkan kesederhanaan tapi efektif,” imbuhnya.

Ketekunan berlatih kemudian membuahkan sejumlah prestasi. Salah satunya Juara 3 Kumite Perorangan Senior -60 kilogram Putra Piala Kapolri 2026.

Pada tahun yang sama, Ardan juga meraih Juara 1 Kumite Perorangan -60 kilogram Putra Piala Wali Kota Surabaya.

Deretan Prestasi Bripda Ardan

Selain dua prestasi tersebut, sejumlah kejuaraan lain yang berhasil ditorehkan Ardan antara lain:

  • Juara 3 Kumite Beregu Senior Putra Piala Bergilir Pemprov Jatim III Tahun 2025.
  • Juara 2 Kumite Perorangan -60 kilogram Senior Putra Piala Bergilir Pemprov Jatim III Tahun 2025.
  • Juara 3 Kumite Perorangan -60 kilogram Putra TNI-Polri Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025.
  • Juara 2 Kata Beregu TNI-Polri Putra Jatim Martial Arts Championship Piala Ketua Umum KONI Pusat Malang Tahun 2025.
  • Juara 1 Kumite Beregu Putra TNI-Polri Jatim Martial Arts Championship Piala Ketua Umum KONI Pusat Malang Tahun 2025.
  • Juara 3 Kata Beregu Senior Putra Piala Panglima Divisi Infanteri II Kostrad Tahun 2025.
  • Juara 1 Kumite Perorangan -61 kilogram Putra Atmajaya Cup I Piala Ketua Umum KONI Kota Malang Tahun 2023.
  • Juara 1 Kumite Perorangan -61 kilogram Piala Wali Kota Madiun Tahun 2022.
  • Juara 3 Kumite Perorangan -55 kilogram Putra Piala Bimari Cup I Tahun 2022.
  • Juara 3 Kumite Perorangan -40 kilogram Putra Piala Kapolres dan Ketua Umum KONI Jombang II Tahun 2019.

Karate dan Tugas sebagai Polisi

Bagi Bripda Ardan, karate bukan sekadar olahraga atau keterampilan beladiri yang dimiliki seorang anggota Polri. Menurutnya, karate juga dapat menjadi media untuk membangun karakter sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Menurut Ardan, karate mengajarkan karakter manusia agar memiliki hati yang bersih, berbudi luhur, jujur, dan berjiwa kesatria.

Melalui organisasi, pembinaan, serta latihan karate, nilai-nilai tersebut dinilai dapat disebarkan kepada masyarakat sehingga tumbuh kepedulian dan empati satu sama lain.

Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri, Ardan juga tetap meluangkan waktu untuk berlatih karate bersama rekan-rekannya.

Ia menilai profesi dan hobinya dapat berjalan beriringan selama mampu mengatur waktu dengan baik.

“Yang terpenting bagaimana cara kita membagi waktu tanpa mengorbankan satu sisi. Dari karate ini, saya juga bisa berkesempatan keliling Indonesia,” ucapnya sembari tersenyum.