PERISTIWA

Memasuki Musim Kemarau, PDAM Tirta Wening Trenggalek Pastikan Pasokan Air Bersih Masih Aman

×

Memasuki Musim Kemarau, PDAM Tirta Wening Trenggalek Pastikan Pasokan Air Bersih Masih Aman

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Direktur Perumda Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori saat dikonfirmasi awak media.
Inti Berita:
• Perumda Air Minum Tirta Wening Trenggalek memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal meski musim kemarau mulai berlangsung.
• Debit Sumber Bayong sebagai sumber air baku utama masih stabil dan terus dipantau karena menjadi penopang layanan air bersih bagi lima kecamatan serta lebih dari 18.893 pelanggan di 13 kecamatan.

SUARA TRENGGALEK – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Wening Kabupaten Trenggalek memastikan pasokan air bersih kepada pelanggan masih aman meski wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau.

Hingga saat ini, debit Sumber Bayong sebagai sumber air baku utama belum mengalami penurunan sehingga distribusi air tetap berjalan normal.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori, mengatakan kondisi debit air di Sumber Bayong masih stabil dan belum terdampak musim kemarau.

“Debit air di Sumber Bayong sampai hari ini belum terpengaruh oleh musim kemarau. Alhamdulillah, layanan distribusi air bersih ke seluruh pelanggan masih berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Khoirul.

Ia berharap kondisi tersebut dapat bertahan hingga puncak musim kemarau berakhir agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga.

Sumber Bayong Jadi Tulang Punggung Layanan

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, PDAM Tirta Wening mengoperasikan 25 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Trenggalek.

Sebanyak sembilan SPAM memanfaatkan sumur dalam (deep well), sedangkan 16 SPAM lainnya menggunakan sumber mata air pegunungan.

Menurut Khoirul, Sumber Bayong merupakan aset paling vital bagi perusahaan karena menjadi pemasok utama air bersih bagi lima kecamatan.

“Sumber Bayong memasok kebutuhan air untuk warga di Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Tugu, Karangan, dan Pogalan melalui pengolahan di IPA 1, IPA 2, serta IPA 3,” ungkapnya.

Karena melayani wilayah yang cukup luas, perusahaan terus memantau stabilitas debit sumber air tersebut agar distribusi tetap berjalan optimal selama musim kemarau.

Layani Hampir 19 Ribu Pelanggan

Hingga pertengahan 2026, Perumda Air Minum Tirta Wening telah melayani lebih dari 18.893 pelanggan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.

Dari 14 kecamatan yang ada, hanya Kecamatan Suruh yang hingga kini belum terjangkau jaringan perpipaan PDAM.

“Tim kami sudah melayani lebih dari 18.893 pelanggan yang tersebar di 13 kecamatan. Praktis tinggal Kecamatan Suruh yang belum terjangkau jaringan perpipaan PDAM,” pungkas Khoirul.