PERISTIWA

Wujudkan Mudik Aman, 750 Personel Gabungan di Trenggalek Diterjunkan

×

Wujudkan Mudik Aman, 750 Personel Gabungan di Trenggalek Diterjunkan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Personel gabungan saat melaksanakan apel pasukan di halaman Mapolres Trenggalek.

SUARA TRENGGALEK – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolres Trenggalek, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut diikuti ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, didampingi Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki dan Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Infantri Isnanto Roy Saputro.

Dalam kesempatan itu, pimpinan apel menyematkan pita operasi kepada sejumlah perwakilan personel sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Usai apel, Kapolres bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga meninjau berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari kendaraan operasional hingga peralatan kepolisian dan kebencanaan yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Dalam amanatnya, Bupati Trenggalek menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Lebaran tahun ini.

“Saya mengutip apa yang disampaikan oleh bapak Kapolres bahwa operasi ini adalah operasi kemanusiaan. Kita melayani saudara-saudara kita, baik yang melakukan mudik maupun nanti balik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama kepolisian dan instansi terkait telah melakukan langkah awal dengan menggelar rapat koordinasi untuk memetakan potensi kerawanan menjelang Lebaran.

“Salah satu contohnya kita sudah memerintahkan Dinas PU dan juga bersinergi dengan Satlantas untuk memetakan ruas-ruas jalan yang mungkin belum dalam kondisi prima, sehingga bisa dilakukan penanganan terbatas agar perjalanan lebih baik,” imbuhnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat yang mengalami keadaan darurat selama berada di wilayah Trenggalek untuk segera menghubungi layanan darurat yang tersedia.

“Jika ada kedaruratan terkait keamanan bisa menghubungi call center 110, sedangkan untuk kedaruratan medis dapat menghubungi 119,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menuturkan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam menghadapi pengamanan Lebaran.

“Operasi Ketupat Semeru 2026 digelar selama 13 hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Trenggalek menyiapkan tiga pos utama, yakni satu pos pelayanan di Agropark, dua pos pengamanan di Durenan dan Watulimo, serta satu pos pantau di Anjungan Cerdas Kecamatan Tugu.

Sebanyak 750 personel gabungan dikerahkan untuk mendukung operasi ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 personel berasal dari Polri, sedangkan sisanya merupakan gabungan dari TNI, Polisi Militer, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Orari, Senkom, hingga Pramuka.

Kapolres menambahkan, fokus pengamanan Operasi Ketupat di Trenggalek meliputi arus mudik, arus balik, kawasan wisata, hingga kegiatan tradisi Kupatan yang biasanya berlangsung pasca Lebaran.

“Kalau untuk mudik secara statistik Trenggalek relatif aman. Namun kita perlu mengantisipasi kepadatan saat liburan wisata dan kegiatan Kupatan di Durenan,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya juga membentuk Tim Urai dari jajaran Satlantas yang bertugas mengurai kepadatan lalu lintas di jalur nasional maupun akses menuju lokasi wisata.

Selain itu, kepolisian juga melakukan langkah pencegahan terhadap tradisi menerbangkan balon udara dan penggunaan petasan yang berpotensi membahayakan.

“Kami sudah memerintahkan seluruh Kapolsek untuk mendatangi warga yang biasa membuat balon udara dan memberikan peringatan sejak awal sebagai bentuk pencegahan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Semeru 2026 membutuhkan dukungan seluruh pihak. “Bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” pungkasnya.