SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek secara resmi mengumumkan hasil seleksi Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) periode 2026–2029.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 400.14.4.3/14/Pansel Calon Dewas-PDAU/II/2026 tertanggal 19 Februari 2026. Dalam hasil seleksi itu, Agus Dwi Karyanto dinyatakan terpilih sebagai Dewas.
Saat ini, Agus masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) serta Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (PKP-Hub).
Mulai 1 Maret 2026, ia juga akan merangkap sebagai Plt Direktur PDAU, sehingga total memegang empat jabatan sekaligus.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Trenggalek, Cusi Kurniawati, menjelaskan sebelum seleksi dilakukan, posisi Dewas dijabat Agoes Setiyono yang juga merangkap sebagai Plt Direktur karena jabatan direktur definitif kosong.
“Jadi saat ini sampai dengan nanti akhir Februari 2026 itu Dewas PDAU itu pak Agoes Setiyono, Kepala Dinas Pendidikan, beliau juga merangkap sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur, PDAU, karena direkturnya kosong,” jelas Cusi.
Seiring berakhirnya masa jabatan dan pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun per 1 Maret 2026, Pemkab Trenggalek membuka seleksi terbuka.
Tiga nama tercatat mengikuti proses tersebut, yakni Agus Dwi Karyanto, Ririn Eko Utoyo, dan Imam Nurhadi.
Tahapan seleksi meliputi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga wawancara dengan Kuasa Pemilik Modal (KPM) atau Bupati Trenggalek.
Setelah melalui seluruh proses, Agus ditetapkan sebagai kandidat terpilih untuk masa jabatan empat tahun hingga 2029.
“Nanti akan aktif mulai 1 Maret dengan periode 4 tahun sampai 2029, otomatis juga menjadi Plt Direktur, sementara kami tidak melakukan seleksi direktur, sementara Dewas dulu yang nanti Plt direktur, sambil berupaya melaksanakan program terdekat,” ujarnya.
Secara fungsi, Dewas bertugas mengawasi jalannya perusahaan daerah. Saat ini, unit usaha yang masih aktif di PDAU adalah pabrik es.
Pemerintah daerah berharap unit tersebut dapat lebih produktif dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
“Dewas itu mengawasi jalannya perusahaan, dan saat ini yang aktif itu unit pabrik es, yang diharapkan bisa produktif dan menghasilkan serta lebih baik,” kata Cusi.
Ia menambahkan, kondisi mesin pabrik es membutuhkan pembaruan dan proses revitalisasi masih dalam tahap persiapan.
Karena itu, kehadiran Dewas baru yang juga merangkap Plt Direktur dinilai penting untuk mempercepat pembenahan manajemen dan operasional perusahaan daerah tersebut.











