PERISTIWA

Pembeli Takjil Pasar Pon Trenggalek Sedikit Menurun, Masih Ramai Tahun Lalu

×

Pembeli Takjil Pasar Pon Trenggalek Sedikit Menurun, Masih Ramai Tahun Lalu

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Suasana pedagang dan pembeli menu takjil di Pasar Pon Trenggalek.

SUARA TRENGGALEK – Suasana berbeda terasa di pelataran parkir Pasar Pon Trenggalek pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026.

Meski puluhan pedagang tetap menjajakan aneka menu berbuka puasa, jumlah pembeli yang datang belum seramai tahun-tahun sebelumnya. Setiap sore, area parkir Pasar Pon berubah menjadi sentra kuliner dadakan.

Warga berburu berbagai menu, mulai dari gorengan, minuman segar, lauk pauk, hingga paket berbuka lengkap dalam satu lokasi yang strategis.

Salah satu pedagang, Suprapti, mengaku merasakan adanya penurunan jumlah pembeli dibanding awal Ramadan tahun lalu.

Ia telah lima tahun rutin berjualan di lokasi tersebut dan kembali membuka lapak sejak hari pertama puasa tahun ini.

“Tahun ini saya buka sejak hari pertama Ramadan. Alhamdulillah, minat pembeli masih ada, tapi memang terasa sedikit turun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Suprapti saat ditemui di lapaknya.

Ia mengingat, pada awal Ramadan tahun lalu, dagangannya biasanya habis sebelum pukul 17.30 WIB. Namun kali ini, penjualan berlangsung lebih lambat.

“Dulu kalau awal puasa begini selalu habis lebih cepat. Kemarin baru habis sekitar jam setengah enam, itu pun masih ada sisa sedikit. Tidak secepat biasanya,” tuturnya.

Suprapti menjual menu sayur dan lauk pauk seperti tumis sayur, rica-rica ayam, serta aneka olahan ikan. Menu tersebut khusus ia sediakan selama Ramadan.

Di luar bulan puasa, ia berjualan di kawasan Alun-Alun Trenggalek dengan pilihan menu berbeda.

Meski pedagang merasakan penurunan pembeli, antusiasme warga tetap terlihat. Salah satu pembeli, Tri Andayani, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favoritnya.

“Tadi saya langsung ke lapak Bu Prapti. Menunya komplit, ada sayur, ikan, dan lauk pauk. Saya pilih tumis kangkung dan rica-rica ayam untuk buka nanti,” kata Tri.

Ia memilih berbelanja di Pasar Pon karena dapat membeli makanan berat sekaligus camilan dalam satu tempat tanpa harus berpindah lokasi.

Hingga kini, pasar takjil di pelataran Pasar Pon Trenggalek tetap menjadi magnet kuliner warga. Lokasinya yang berada di pusat kota, harga yang terjangkau.

Serta ragam menu yang lengkap membuat masyarakat tetap memilihnya sebagai destinasi berburu menu berbuka, meski kunjungan awal Ramadan tahun ini sedikit menurun.