POLITIK

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Sikap DPC PKB Trenggalek Tegak Lurus Dukung Putusan DPP

×

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Sikap DPC PKB Trenggalek Tegak Lurus Dukung Putusan DPP

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin saat menyampaikan sikap soal pilkada melalui dprd

SUARA TRENGGALEK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek menyatakan siap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dengan sistem apa pun, baik pemilihan langsung oleh rakyat maupun melalui DPRD.

Sikap tersebut sejalan dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang mendukung usulan Pilkada melalui DPRD. Apapun hasilnya, DPC PKB Trenggalek menyatakan tegak lurus sesuai keputusan DPP.

Hal itu disampaikan Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin yang menegaskan PKB selalu siap mengikuti mekanisme pemilu apa pun yang ditetapkan.

“Prinsipnya PKB dengan model pemilu apa pun siap. Pilihan langsung ya, pilihan lewat perwakilan di DPRD juga ya. Kapan pun PKB siap,” ujar Sukarodin, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, DPC PKB Trenggalek akan bersikap tegak lurus terhadap keputusan partai.

“Apapun yang diputuskan oleh DPP, maka DPC PKB tidak bergeser sedikit pun. Kita tetap dukung apa yang menjadi program DPP PKB,” katanya.

Terkait anggapan sebagian masyarakat bahwa Pilkada melalui DPRD seperti kembali ke sistem lama, Sukarodin menilai setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangan.

Menurutnya, sistem pemerintahan Indonesia pada dasarnya masih menganut sistem perwakilan yang belum diubah melalui amandemen.

Selain kesiapan menghadapi Pilkada, PKB Trenggalek juga tengah mempersiapkan agenda konsolidasi internal.

Pada Januari hingga Februari, DPC PKB akan melakukan konsolidasi di enam daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Trenggalek.

“Kita akan cek kondisi PKB di setiap dapil, apakah perolehan suara masih seperti Pemilu 2024 atau ada perubahan, apakah surut atau justru bertambah,” jelas Sukarodin.

Hasil konsolidasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah dan strategi PKB ke depan.

Evaluasi juga mencakup hasil kaderisasi yang telah dilakukan beberapa bulan terakhir, baik kader loyalis maupun kader perubahan, serta penataan kepengurusan dari tingkat PAC, ranting hingga RT.

Dalam evaluasi itu, PKB juga akan menyerap aspirasi masyarakat untuk mengetahui harapan konstituen terhadap partai.

“Target kami tidak muluk-muluk. Kami ingin mengembalikan kepercayaan konstituen bahwa kehadiran PKB benar-benar ada dan bermanfaat bagi rakyat,” tegasnya.

Sukarodin menyebut PKB Trenggalek tidak menetapkan target kursi secara terbuka untuk Pemilu 2029.

Namun, ia optimistis jika kepercayaan masyarakat kembali pulih, PKB akan kembali berjaya seperti pada masa awal berdirinya.

“Prosesnya dengan evaluasi menyeluruh, melihat posisi PKB di hati rakyat, dan menghadirkan apa yang menjadi keinginan rakyat,” pungkasnya.