SUARA TRENGGALEK – Tren penggunaan sepeda listrik (e-bike) di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 2026.
Populasi kendaraan roda dua berbasis baterai ini kian digandrungi masyarakat perkotaan karena dinilai praktis, tidak memerlukan SIM atau STNK, serta menawarkan biaya operasional harian yang sangat terjangkau.
Guna menjawab tingginya kebutuhan mobilitas harian, pabrikan e-bike membagi lini produknya dalam tiga kategori utama, mulai dari entry-level ramah kantong hingga varian smart premium.
1. Kategori Entry-Level (Rp2–5 Juta)
Cocok untuk jarak dekat dan mobilitas harian
Bagi pengguna yang membutuhkan moda transportasi hemat di kawasan perumahan atau rute jarak pendek, segmen entry-level menyajikan berbagai opsi fungsional dengan fitur keamanan yang lengkap.
• Exotic Fastron & Groza X3.5 (Rp2,8–3,3 Juta): Mengusung motor 500 Watt dan baterai 48V 12Ah. Mampu melaju hingga 25 km/jam dengan jarak tempuh 40 km serta kapasitas angkut 150 kg.
• Uwinfly D66A / D7S (Rp3,5–4,8 Juta): Dilengkapi teknologi NFC Family Key dan konektivitas aplikasi. Motor 500–600 Watt ini sanggup menempuh jarak 42 km dengan kecepatan hingga 33 km/jam.
• Viar Vitron 02 (Mulai Rp4 Juta): Dibekali motor 350 Watt dan baterai VRLA 48V 12Ah, model ini menawarkan daya tahan jarak tempuh hingga 50–60 km.
2. Kategori Mid-Range & Smart (Rp5–10 Juta):
Menjual desain futuristik dan fitur pintar
Pada segmen menengah, e-bike hadir dengan teknologi baterai yang lebih tahan lama serta fitur keselamatan modern seperti Traction Control System (TCS) dan sistem pelipat frame.
• Yadea OVA Mini (Rp6,9 Juta): Rilis terbaru dengan fitur Bluetooth App, Smart Unlock, hingga Hill Descent Control. Menggunakan motor 500 Watt dan baterai SLA 48V 21Ah dengan daya jelajah 50 km.
• United Mini IO Lipat (Rp8,97 Juta): Memiliki bobot ringan 17 kg berbasis frame magnesium. Menggunakan motor 250 Watt dan baterai lithium 36V 8Ah yang fleksibel dibawa ke moda transportasi publik.
• Ofero Galaxy 6 & Magical 3 Pro (Rp5,2–8,2 Juta): Menawarkan kapasitas baterai besar dengan daya jelajah hingga 60 km pada seri Galaxy 6 dan 120 km pada seri Magical 3 Pro.
3. Kategori Premium & e-MTB (Di atas Rp10 Juta)
Hadirkan spesifikasi dual battery hingga kelas balap
Segmen tertinggi diisi oleh sepeda listrik performa tinggi untuk jarak jauh serta medan berat (off-road), berbekal motor bertenaga besar dan material premium.
• Ofero Stareer 5 Lit (Rp11,99 Juta): Mengusung sistem dual battery lithium 60V 24Ah dan motor 1.200 Watt. Mampu melaju hingga 60 km/jam dengan daya jangkau mencapai 130 km.
• United e-MTB Seri Manrola & Tuskar (Rp8,8–16,5 Juta): Dirancang untuk medan perbukitan (light-medium offroad) dengan geometry frame alloy yang kokoh.
• Polygon Collosus TLE Series (Rp96–122 Juta): Seri high-end e-MTB bersuspensi ganda berbahan carbon dengan sistem kontrol elektronik canggih untuk arena profesional.











