PERISTIWA

Tabung Gas LPG Meledak di Trenggalek, 3 Penghuni Rumah Alami Luka Bakar Serius

×

Tabung Gas LPG Meledak di Trenggalek, 3 Penghuni Rumah Alami Luka Bakar Serius

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Petugas damkar Trenggalek saat melakukan pemeriksaan tabung gas pasca meledak.
Inti Berita,
• Tabung LPG meledak di rumah warga Sumbergedong, Trenggalek.
• Tiga orang mengalami luka bakar serius.
• Ledakan dipicu kebocoran gas dan percikan api kompor.
• Regulator diduga sudah rusak dan tidak layak pakai.
• Gas menumpuk karena dapur minim ventilasi.

SUARA TRENGGALEK – Sebuah tabung gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) meledak di rumah warga di Jalan MT Haryono No 01, RT 14 RW 05, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Sabtu (4/4/2026) pagi.

Akibat kejadian tersebut, tiga penghuni rumah mengalami luka bakar serius. Mereka adalah Marini (75), Winarni (54), dan Sulastri (61).

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Wasis Widodo menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurutnya, kejadian bermula saat pemilik rumah mencium bau gas bocor. Marini kemudian meminta bantuan Asisten Rumah Tangga (ART) untuk memeriksa kondisi tabung gas.

“Pemilik rumah mencium bau gas, lalu meminta ART untuk mengecek. Namun terdengar bunyi ‘nye-klek’ atau seperti menyalakan kompor,” ujarnya.

Percikan api dari pemantik tersebut diduga langsung menyulut gas yang telah terakumulasi di dalam ruangan, hingga menyebabkan ledakan dan melukai ketiga korban.

Wasis menyebut, regulator kompor gas di dapur tersebut diduga sudah tidak layak pakai dan mengalami sejumlah modifikasi.

“Diduga dari regulator yang sudah tidak layak sehingga terjadi kebocoran gas,” jelasnya.

Selain itu, kebocoran diperkirakan sudah terjadi sejak malam hari dan gas menumpuk di dalam dapur yang minim ventilasi.

“Gas yang bocor terakumulasi di ruangan. Saat ada percikan api, langsung terjadi ledakan,” tambahnya.

Meski menyebabkan korban luka, ledakan tidak menimbulkan kerusakan berarti pada bangunan. Kaca dan plafon dapur dilaporkan masih dalam kondisi utuh.

Saat petugas Damkar tiba di lokasi, api sudah tidak terlihat karena hanya terjadi ledakan sesaat. Sementara para korban langsung dilarikan ke RSUD dr Soedomo untuk mendapatkan perawatan medis.