KESEHATAN

PT SMI Salurkan CSR Rp 490 Juta untuk Perluasan Kanopi dan Ruang Tunggu RSUD dr. Soedomo Trenggalek

×

PT SMI Salurkan CSR Rp 490 Juta untuk Perluasan Kanopi dan Ruang Tunggu RSUD dr. Soedomo Trenggalek

Sebarkan artikel ini
PT SMI Salurkan CSR di Trenggalek
Peresmian pembangunan perluasan kanopi dan ruang tunggu RSUD dr Soedomo Trenggalek.

SUARA TRENGGALEKPT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility atau CSR senilai sekitar Rp 490 juta untuk pembangunan perluasan kanopi dan ruang tunggu di RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Dalam peresmian secara seremonial tersebut dihadiri langsung Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, perwakilan dari PT. SMI dan perwakilan dari Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat (BMM).

Peresmian Pembangunan Dari CSR

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu menjelaskan, bantuan CSR dari PT SMI disalurkan melalui Baitulmaal Muamalat dan difokuskan pada penambahan pembangunan kanopi serta ruang tunggu keluarga pasien, khususnya di area Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“PT SMI memberikan tanggung jawab sosial lingkungan melalui Baitulmaal Muamalat, kemudian untuk membangun perluasan kanopi dan juga ruang tunggu,” ujar Mas Ipin, Kamis (12/2/2026).

Mas Ipin kembali menjelaskan, desain awal rumah sakit sebelumnya masih menyesuaikan aturan masa pandemi Covid-19 yang menerapkan pembatasan sosial (social distancing), sehingga tidak memungkinkan adanya ruang tunggu yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Dulu kita akses pinjaman waktu Covid-19, saat itu ada aturan social distancing, jadi desainnya tidak memungkinkan membuat ruang yang menimbulkan kerumunan,” jelasnya.

Seiring kondisi yang telah berubah, ia menerangkan perluasan fasilitas dinilai penting, terutama karena lokasi rumah sakit baru berdekatan dengan IGD serta layanan ibu dan anak, sehingga membutuhkan ruang tunggu yang lebih memadai bagi keluarga pasien.

“Sekarang sudah ada ruang tunggunya sehingga harapan kami pelayanan di rumah sakit bisa lebih baik lagi, juga penambahan kanopi agar saat musim hujan pasien yang diturunkan tidak kehujanan,” tambahnya.

Dukungan untuk Pengelolaan Sampah

Selain pembangunan fisik rumah sakit, disampaikan Mas Ipin, Pemkab Trenggalek juga mendapat dukungan PT SMI dalam penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Menurut Mas Ipin, kajian tersebut telah dipresentasikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan diharapkan tahun ini bisa mulai diterapkan dengan teknologi baru.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, sayang jika hanya untuk membuat dokumen kajian. Ini juga dibantu oleh PT SMI,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, dukungan tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang proporsional antara PT SMI dan pemerintah daerah.

Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT SMI

Dalam kesempatan itu, PT SMI diwakili oleh Nanang Arifin Team Leader Divisi Pembiayaan Publik 1. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

“Iya, betul. Ini memang bentuk tanggung jawab sosial lingkungan dari PT kami dalam bentuk CSR,” kata Nanang.

Menurutnya, PT SMI sebelumnya telah bekerja sama dalam pembiayaan pembangunan rumah sakit tersebut. Melihat kinerja RSUD yang dinilai progresif dan terus meningkatkan layanan, pihaknya menyambut baik proposal yang diajukan Pemkab Trenggalek.

“Kami lihat kinerja rumah sakit cukup baik dan progresif. Ketika ada proposal dari Pak Bupati, kami senang membantu agar layanan kepada pasien dan masyarakat Trenggalek makin bagus,” jelasnya.

Terkait kemungkinan tambahan CSR di masa mendatang, Nanang menyebut hal tersebut bergantung pada kebijakan pimpinan perusahaan, mengingat banyak daerah lain juga menjadi mitra PT SMI.

Baitulmaal Muamalat Mitra PT SMI

CSR tersebut disalurkan melalui mitra Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat (BMM). Kepala Divisi CSR BMM, Rina Ekawati, mengatakan pihaknya bertindak sebagai mitra pelaksana PT SMI.

“Kami sebagai mitra dari SMI sebagai pelaksana. Secara nasional sudah lima tahun membersamai SMI,” ujarnya.

Rina menyebut nilai bantuan yang disalurkan untuk proyek di Trenggalek mencapai hampir Rp 490 juta. Ini merupakan penyaluran pertama BMM di Trenggalek dalam kerja sama dengan PT SMI.

Kenyamanan Pasien dan Keluarga

Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Saeroni juga menjelaskan fasilitas yang diresmikan meliputi perluasan kanopi (doorloop) serta ruang tunggu khusus keluarga pasien IGD.

“Dulu kan kanopinya kecil, sekarang ditambah agar saat musim hujan pasien yang diturunkan tidak kehujanan,” jelas Saeroni.

Selain itu Saeroni juga menerangkan jika ruang tunggu keluarga pasien yang sebelumnya belum tersedia kini telah dibangun untuk meningkatkan kenyamanan.

“Karena pasien yang hadir pasti ada keluarganya. Keluarga juga perlu dipikirkan kenyamanannya. Harapannya ke depan pelayanan rumah sakit bisa lebih bagus lagi,” ujarnya.

Dengan tambahan fasilitas tersebut, pihaknya berharap pelayanan kepada masyarakat Trenggalek semakin optimal, baik bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.