PERISTIWA

Edukasi Siswa Soal Tertib Lalu Lintas, Polres Trenggalek Terapkan Metode Unik

×

Edukasi Siswa Soal Tertib Lalu Lintas, Polres Trenggalek Terapkan Metode Unik

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Petugas saat melaksanakan edukasi tertib lalu lintas kepada siswa sekolah dasar.
Inti Berita:
• Satlantas Trenggalek edukasi siswa SD dengan metode lesehan di luar kelas.
• Kegiatan dilakukan di SDN 2 Sugihan, Kampak.
• Materi disampaikan secara interaktif, termasuk praktik langsung penggunaan helm.
• Metode santai dipilih agar siswa lebih mudah memahami.
• Edukasi menyasar pelajar sebagai calon pelopor keselamatan berlalu lintas.

SUARA TRENGGALEK – Jajaran Satlantas Polres Trenggalek kembali menghadirkan cara unik dalam mengedukasi pelajar tentang keselamatan berlalu lintas.

Kali ini, kegiatan dilakukan di SDN 2 Sugihan, Kecamatan Kampak, dengan konsep belajar santai di luar kelas, Rabu (8/4/2026).

Alih-alih memberikan materi di dalam ruang kelas, petugas dari Unit Kamsel mengajak para siswa duduk lesehan di bawah pohon rindang di halaman sekolah.

Metode ini dipilih untuk menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan pendekatan interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi.

Salah satunya saat menjelaskan penggunaan helm yang benar, petugas langsung mempraktikkan di depan siswa dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba secara langsung.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengatakan, metode edukasi yang digunakan memang disesuaikan dengan karakteristik sasaran.

“Metode yang diterapkan memang berbeda-beda, menyesuaikan kelompok usia dan profesi sasaran. Kita cari waktu yang tepat, bisa waktu istirahat sehingga tidak mengganggu jam belajar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan edukasi tersebut telah direncanakan dengan matang, mulai dari metode penyampaian hingga alat peraga yang digunakan.

Namun demikian, petugas juga kerap melakukan improvisasi sesuai kondisi di lapangan.

“Suasana yang dibangun lebih santai, tidak tegang sehingga pesan lebih mudah dipahami siswa. Interaksi juga bisa terbangun dengan lebih baik,” tambahnya.

AKP Sony menuturkan, edukasi keselamatan berlalu lintas lebih banyak menyasar kalangan pelajar karena dinilai sebagai generasi penerus yang diharapkan menjadi pelopor keselamatan berkendara.

Menurutnya, dampak dari edukasi ini tidak dapat dirasakan secara instan, namun akan terlihat dalam jangka panjang melalui perubahan perilaku.

“Oleh sebab itu, penggunaan metode edukasi yang tepat sangat berpengaruh terhadap hasil. Tertib berlalu lintas adalah cerminan peradaban, ini yang terus kita dorong,” pungkasnya.