SUARA TRENGGALEK – Jumlah kedatangan penumpang di Terminal Tipe A Surodakan, Trenggalek, mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Staf Lalu Lintas dan Transportasi Terminal Surodakan, David Ganapibi, mengatakan peningkatan mulai terlihat sejak 13 Maret 2026.
“Kalau hari biasa sekitar 200 penumpang, tapi pada 13 Maret sudah mencapai 717 penumpang,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada hari ini. Hingga pukul 16.00 WIB, jumlah kedatangan penumpang telah mencapai sekitar 1.450 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari.
“Total hari ini bisa mencapai 2.500 penumpang,” jelasnya.
Lonjakan penumpang terjadi pada layanan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sejumlah perusahaan otobus pun menambah armada untuk mengakomodasi tingginya permintaan.
“Trayeknya dari Surabaya, Jakarta, Bali, Banyuwangi ke Trenggalek. Tapi yang paling banyak dari Surabaya,” imbuhnya.
Meski demikian, lonjakan ini juga berdampak pada ketersediaan bus dan tarif. Salah satu pemudik, Hayu, mengaku harus menunggu hingga tiga jam untuk mendapatkan bus dari Terminal Purabaya (Bungurasih), Sidoarjo.
“Saya sudah di terminal jam 9 pagi, baru dapat bus jam 12 siang,” ungkapnya.
Ia memilih bus Patas karena bus ekonomi dinilai terlalu padat. Namun, tarif bus Patas juga mengalami kenaikan signifikan.
“Biasanya Rp65 ribu, sekarang Rp100 ribu. Daripada tidak bisa pulang, ya tetap saya naik,” katanya.
Data Terminal Surodakan menunjukkan tren peningkatan penumpang dalam beberapa hari terakhir.
Jumlah kedatangan tercatat terus naik sejak pertengahan Maret, yakni 717 penumpang pada 13 Maret, meningkat menjadi 2.135 penumpang pada 18 Maret.
Sementara itu, jumlah keberangkatan juga mengalami kenaikan, dari 550 penumpang pada 14 Maret menjadi 659 penumpang pada 18 Maret.
Dengan tren tersebut, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan dan keterbatasan armada selama puncak arus mudik.
Jumlah kedatangan penumpang bus AKAP dan AKDP terus meningkat sejak pertengahan Maret, yakni:
13 Maret: 876 penumpang
14 Maret: 1.409 penumpang
15 Maret: 1.124 penumpang
16 Maret: 1.175 penumpang
17 Maret: 1.765 penumpang
18 Maret: 2.288 penumpang
19 Maret: 1.353 penumpang
Sedangkan data keberangkatan penumpang bus AKAP dan AKDP juga menunjukkan tren penurunan:
14 Maret: 621 penumpang
15 Maret: 770 penumpang
16 Maret: 589 penumpang
17 Maret: 645 penumpang
18 Maret: 695 penumpang
19 Maret: 435 penumpang











