SUARA TRENGGALEK – RSUD dr. Soedomo Trenggalek memastikan pelayanan kesehatan selama bulan Ramadan 2026 tetap berjalan normal, khususnya untuk layanan kegawatdaruratan dan rawat inap yang beroperasi 24 jam.
Hal itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, dr. Saeroni. Ia juga menegaskan bahwa pada prinsipnya tidak ada perubahan layanan selama bulan puasa.
“Pelayanan di rumah sakit selama bulan puasa itu pada prinsipnya tetap. Terutama di bagian instalasi gawat darurat dan rawat inap, pelayanannya 24 jam,” ujar Saeroni, Rabu (18/2/2026).
Sistem Tiga Shift Tetap Berlaku
Saeroni menjelaskan, layanan di rumah sakit tetap menggunakan sistem tiga shift seperti hari biasa. Shift pertama dimulai pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB, shift kedua pukul 14.00 WIB sampai 21.00 WIB, dan shift ketiga atau shift malam pukul 21.00 WIB hingga 07.00 WIB.
Untuk jam kerja pagi secara administratif berlangsung pukul 07.00 WIB hingga 14.30 WIB. Khusus hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB.
Sementara itu, layanan poliklinik tetap beroperasi pukul 08.00 WIB hingga selesai, mengikuti sistem lima hari kerja yang diterapkan di rumah sakit.
“Sekali lagi, untuk rawat inap dan instalasi gawat darurat tetap 24 jam. Jadi tidak ada perubahan,” tegasnya.
Jam Kerja RSUD Trenggalek
Terkait jam kerja pegawai non-pelayanan langsung seperti bagian administrasi, Saeroni menyebut tetap mengikuti ketentuan lima hari kerja.
“Untuk administrasi jam kerjanya pukul 07.00 sampai 14.30. Kalau hari Jumat pukul 07.00 sampai 11.30,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pola layanan serupa umumnya diterapkan di fasilitas kesehatan lain, termasuk puskesmas, di mana Unit Gawat Darurat (UGD) tetap beroperasi 24 jam selama Ramadan.











