PERISTIWA

16 Korban Dugaan Keracunan Massal di Trenggalek Sudah Pulang ke Rumah Usai Rawat Inap

×

16 Korban Dugaan Keracunan Massal di Trenggalek Sudah Pulang ke Rumah Usai Rawat Inap

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Ilustrasi.
Inti Berita:
• Seluruh pasien rawat inap korban dugaan keracunan hajatan aqiqah di Pogalan telah dipulangkan dari RSUD dr. Soedomo maupun puskesmas setelah kondisinya dinyatakan membaik.
​• Pasien rawat inap RSUD dr. Soedomo yang sempat mengalami dehidrasi dipulangkan sejak Sabtu (10/10/2026) dan dijadwalkan mengikuti kontrol susulan di Poliklinik Penyakit Dalam.
​• Penyebab pasti keracunan masal belum disimpulkan karena masih menunggu pengujian analisis sampel feses dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Surabaya.

SUARA TRENGGALEK – Seluruh pasien yang menjalani rawat inap akibat dugaan keracunan makanan setelah menghadiri hajatan aqiqah di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, kini telah diperbolehkan pulang.

Meski kondisi pasien membaik, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi Suara Trenggalek, sebanyak 16 pasien sempat menjalani rawat inap di sejumlah fasilitas kesehatan.

Mereka sebelumnya mengalami keluhan, seperti diare, mual, dan nyeri perut setelah menyantap hidangan dalam acara tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, drg. Andiek Muarifin, membenarkan seluruh pasien yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit telah diperbolehkan pulang.

“Pasien yang rawat inap di puskesmas dan rumah sakit sudah pulang semua, Mas,” kata Andiek saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (12/10/2026).

Terpisah, Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan satu pasien yang sebelumnya dirawat di Ruang Nakula rumah sakit tersebut juga telah diizinkan pulang oleh dokter.

Pasien itu pulang pada Sabtu (10/10/2026) dalam kondisi membaik. Meski demikian, pasien masih dijadwalkan menjalani kontrol lanjutan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD dr. Soedomo pada Selasa (13/10/2026).

“Informasi sementara, pasien sudah diizinkan pulang hari Sabtu kemarin dengan kondisi membaik,” ujar Sujiono.

“Dan dijadwalkan kontrol di hari Selasa besok melalui poli penyakit dalam,” imbuhnya.

Sebelumnya, pasien dugaan keracunan tersebut tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data yang dihimpun sebelumnya, empat pasien dirawat di Puskesmas Pogalan, enam pasien di Puskesmas Pule, dan lima pasien di Puskesmas Suruh.

Salah satu pasien yang menjalani perawatan di Puskesmas Suruh sempat dirujuk ke Rumah Sakit Budi Asih. Sementara itu, satu pasien lainnya dirawat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Kasus dugaan keracunan ini mencuat setelah sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan seusai menyantap hidangan dalam acara aqiqah di wilayah Kecamatan Pogalan.

Meski seluruh pasien rawat inap telah diperbolehkan pulang, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan.

Pemeriksaan masih menunggu hasil analisis sampel feses yang dikirim ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Surabaya.