SUARA TRENGGALEK – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Komidag) Kabupaten Trenggalek mencatat sebanyak delapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah aktif beroperasi.
Namun, aktivitasnya saat ini masih terbatas dan belum sepenuhnya sesuai dengan konsep yang diamanatkan pemerintah.
Kepala Dinas Komidag Trenggalek, Saniran menjelaskan KDMP yang sudah berjalan saat ini belum membuka layanan utama seperti gerai sembako, klinik, maupun penyediaan obat-obatan.
“Yang aktif ada delapan, tetapi belum menjalankan fungsi seperti gerai sembako atau layanan lain. Mereka masih sebatas aktivitas toko harian,” ujarnya.
Selain itu, Saniran menyebut terdapat 12 KDMP yang pembangunan fisiknya telah rampung 100 persen.
Ia berharap koperasi tersebut segera dioperasikan agar fasilitas yang sudah tersedia tidak terbengkalai.
“Harapannya yang sudah selesai dibangun bisa segera dioperasionalkan, jangan sampai bangunan lama tidak dimanfaatkan,” katanya.
Dari sisi kelembagaan, sebagian KDMP masih dalam tahap Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Hal ini disebabkan belum optimalnya aktivitas usaha sehingga laporan pertanggungjawaban pengelolaan masih terbatas.
“RAT baru sebagian, karena memang aktivitasnya belum banyak. Targetnya ke depan, koperasi yang aktif pasti sudah melaksanakan RAT,” jelasnya.
Terkait kerja sama dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Saniran mengungkapkan awalnya terdapat empat KDMP yang terlibat.
Namun dalam perkembangannya, kerja sama tersebut masih mengalami penyesuaian di lapangan.
“Awalnya ada empat yang bekerja sama, tapi masih menyesuaikan kebutuhan MBG di lapangan. Nanti kita lihat lagi setelah operasional alat dari pemerintah berjalan,” ujarnya.
Untuk mendorong optimalisasi KDMP, pihak dinas terus melakukan pembinaan kepada pengurus dan pengawas koperasi.
Ia menekankan pentingnya kesiapan strategi bisnis serta pemahaman regulasi perkoperasian.
“Fasilitas sudah disiapkan pemerintah, mulai dari gedung, gerai, hingga sarana mobilitas seperti truk dan kendaraan operasional. Tinggal bagaimana pengurus mengoptimalkan potensi tersebut,” tegasnya.











