SUARA TRENGGALEK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Trenggalek tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026 mendatang.
Disampaiakan Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin kepada awak media bahwa Muscab merupakan agenda rutin partai yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai bagian dari periodisasi kepengurusan.
“Kepengurusan di PKB memiliki periodisasi setiap lima tahunan, sehingga kegiatan ini sifatnya rutin dan biasa dilakukan,” ujar Sukarodin, Senin (15/3/2026).
Ia menjelaskan, DPC PKB Trenggalek telah membentuk panitia pelaksana Muscab. Panitia tersebut diketuai oleh Murkam dan saat ini sudah mulai bekerja menyiapkan pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan digelar pada pukul 19.00 WIB.
Menurut Sukarodin, mekanisme penentuan ketua DPC PKB saat ini berbeda dengan sistem sebelumnya. Jika dahulu pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting oleh para ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC), kini sistem tersebut tidak lagi digunakan.
“Dulu modelnya musyawarah dengan voting. Para ketua PAC memilih calon, kemudian yang memperoleh suara terbanyak menjadi ketua. Sekarang tidak seperti itu lagi,” jelasnya.
Dalam mekanisme baru, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB terlebih dahulu melakukan pemetaan calon ketua. Dari proses tersebut akan ditentukan lima nama kandidat yang kemudian diumumkan dalam forum Muscab.
Setelah lima nama tersebut diumumkan kepada peserta Muscab, forum masih membuka kemungkinan adanya usulan nama lain dari peserta.
Namun, penentuan ketua DPC tetap menjadi kewenangan DPP melalui tahapan lanjutan.
“Setelah diumumkan, proses berikutnya dilakukan fit and proper test di DPP. Dari lima nama itu nantinya akan mengerucut menjadi satu calon yang dinilai layak menjadi ketua,” terangnya.
Proses uji kelayakan tersebut, lanjut Sukarodin akan melibatkan kerja sama dengan perguruan tinggi tertentu untuk menilai kapasitas calon pimpinan.
Ketua terpilih nantinya akan diumumkan secara resmi dan dikukuhkan dalam forum Muscab.
Sementara terkait siapa saja kandidat yang masuk dalam lima nama hasil pemetaan DPP, Sukarodin mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi tersebut.
“Kami belum tahu karena itu kewenangan DPP. Nanti pada saat Muscab akan diumumkan lima nama calon ketua hasil pemetaan dari DPP, setelah itu baru dilanjutkan proses fit and proper test di DPP,” pungkasnya.











