Inti Berita:
• Kontingen Wushu Trenggalek sukses meraih 14 medali (4 emas, 4 perak, dan 6 perunggu) pada Kejurprov Wushu Jatim dan Kejurnas Piala Wali Kota Kediri 2026 di GOR Jayabaya (15–18 Oktober 2026).
• Capaian luar biasa ini diraih dalam debut perdana, mengingat kepengurusan Pengkab Wushu Indonesia (WI) Trenggalek baru terbentuk sekitar dua bulan sebelum kompetisi digelar.
SUARA TRENGGALEK – Kontingen Wushu Kabupaten Trenggalek berhasil membawa pulang 14 medali dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jawa Timur dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Wali Kota Kediri 2026.
Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi cabang olahraga wushu Trenggalek yang baru terbentuk sekitar dua bulan sebelum mengikuti kejuaraan.
Kompetisi yang berlangsung di GOR Jayabaya, Kediri, pada 15–18 Oktober 2026 itu menghasilkan empat medali emas, empat perak, dan enam perunggu bagi kontingen Trenggalek.
Ketua Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia (WI) Trenggalek, Iqmal Eaby Mugy Mahawidya, mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, serta dukungan orang tua yang turut mengantarkan kontingen meraih hasil tersebut.
Menurutnya, capaian pada keikutsertaan perdana ini harus menjadi motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas bertanding.
“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan teknik, kedisiplinan, mental bertanding, dan sportivitas,” ujar Iqmal.
Ia berharap keberhasilan tersebut juga mendorong semakin banyak generasi muda di Trenggalek untuk mengenal dan menekuni olahraga wushu.
Iqmal menilai perolehan 14 medali menjadi fondasi awal yang positif untuk membangun pembinaan wushu secara berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek.
Meski baru berjalan sekitar dua bulan, hasil kejuaraan itu menunjukkan potensi yang dapat dikembangkan melalui latihan dan pendampingan yang konsisten.
Ke depan, pengurus akan berfokus pada peningkatan kualitas latihan rutin, penjaringan atlet berbakat, serta penambahan pengalaman bertanding melalui keikutsertaan dalam berbagai kompetisi.
Sinergi dengan sejumlah pihak juga akan diperkuat untuk mendukung perkembangan atlet.
Bagi Wushu Trenggalek, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari keberanian atlet menghadapi kompetisi, kedisiplinan dalam berlatih, dan tumbuhnya semangat berprestasi di kalangan generasi muda.
“Berbekal disiplin, sportivitas, dan mental pantang menyerah, Wushu Trenggalek optimis mampu terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet andal yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek di kancah regional, nasional, hingga internasional,” kata Iqmal.











