OLAHRAGA

Direncanakan Naik Jadi Rp 3 Miliar di 2027, Dispora Trenggalek Syaratkan Evaluasi LPJ Ketat bagi KONI

×

Direncanakan Naik Jadi Rp 3 Miliar di 2027, Dispora Trenggalek Syaratkan Evaluasi LPJ Ketat bagi KONI

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Trenggalek, Arief Setiawan.
Inti Berita:
• Dispora Trenggalek mengusulkan dana hibah sebesar Rp3 miliar untuk KONI dalam R-APBD 2027, melonjak hampir tiga kali lipat dibanding tahun berjalan demi menggenjot prestasi serta pembinaan atlet dan pelatih.
• ​Penyaluran anggaran berbasis hasil desk cabor dan akan dibagikan berdasarkan indikator kriteria prestasi yang objektif pada tiap-tiap cabang olahraga.

SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemajuan prestasi olahraga daerah.

Dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2027, Dispora mengusulkan alokasi dana hibah sebesar Rp3 miliar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek.

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kabupaten Trenggalek, Arief Setiawan, menjelaskan bahwa usulan angka tersebut mengalami lonjakan signifikan hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan besaran hibah pada tahun anggaran berjalan.

​“Untuk nilainya hibah untuk KONI tahun 2027 ada Rp3 miliar. Berdasarkan rapat kerja, mereka (KONI) ingin meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet maupun pelatih agar lebih diperhatikan lagi,” terang Arief.

Arief menegaskan bahwa pengusulan anggaran Rp3 miliar tersebut didasarkan pada hasil pemetaan kebutuhan riil di tingkat bawah.

Dispora bersama KONI telah menggelar forum desk cabor untuk menghimpun program kerja serta kebutuhan tiap-tiap cabang olahraga.

​Meski besaran alokasi untuk masing-masing cabor belum dirinci secara rinci, Dispora memastikan pembagian pendanaan nantinya akan berpatokan pada indikator dan kriteria penilaian prestasi yang objektif.

​”Kami juga telah melakukan desk cabor untuk menghimpun kebutuhan dan program masing-masing cabang olahraga. Hasilnya dirangkum sebagai bahan pembahasan bersama KONI,” tambahnya.

Untuk memastikan akuntabilitas penggunaan keuangan daerah, Dispora tidak hanya fokus pada penyaluran anggaran, tetapi juga memperketat sistem monitoring dan evaluasi.

Dispora bahkan telah memfasilitasi Bimbingan Teknis (Bimtek) tata kelola administrasi dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) bagi pengurus KONI.

​Arief juga menegaskan bahwa pencairan dana hibah ini dilaksanakan satu kali dalam satu tahun anggaran melalui APBD Induk 2027 sesuai regulasi yang berlaku.

​“Di akhir tahun nanti kita akan melihat progres dari pengadministrasian yang sudah kita berikan hibah. Hibah kepada KONI direncanakan diberikan satu kali dalam satu tahun anggaran melalui APBD Induk,” pungkas Arief.