PERISTIWA

​Uji Kenaikan Pangkat, 89 Personel Polres Trenggalek Ikuti Ujian Bela Diri Polri

×

​Uji Kenaikan Pangkat, 89 Personel Polres Trenggalek Ikuti Ujian Bela Diri Polri

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan ujian bela diri yang diikuti personil Polres Trenggalek.

​SUARA TRENGGALEK – Sebanyak 89 personel Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek mengikuti pelatihan dan ujian kemampuan bela diri Polri di Aula SMK Karya Dharma, Kabupaten Trenggalek, Selasa (29/9/2026).

Ujian ini merupakan syarat wajib dalam rangkaian Uji Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2027.

​Para anggota diwajibkan mengasah kembali keterampilan fisik serta teknik pertahanan diri yang telah dipelajari sejak masa pendidikan pembentukan kepolisian.

​Kabag SDM Polres Trenggalek, Kompol Sudaroini, menjelaskan bahwa seluruh peserta UKP harus melampaui berbagai tahapan materi ujian dasar maupun terapan.

​Materi yang diujikan meliputi teknik dasar jatuhan, roll, pukulan, tangkisan, tendangan, hingga prosedur teknis membawa tahanan.

Selain itu, peserta diuji menghadapi ancaman taktis di lapangan, seperti serangan pisau, pukulan tongkat, cekikan, hingga todongan senjata api.

​”UKP ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut untuk kenaikan pangkat periode 1 Januari 2027 mendatang. Jika tidak lulus, ya harus mengulang periode berikutnya,” tegas Sudaroini.

​Sementara itu, Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Trenggalek, AKP Suyono, membeberkan bahwa dari total 89 peserta, tiga di antaranya merupakan perwira berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

​Sementara 86 peserta lainnya merupakan anggota bintara dari jenjang Bripda hingga Aipda. Selain bela diri tangan kosong, para peserta juga diuji menggunakan perlengkapan dinas seperti tongkat, borgol, dan kopelrim.

​”Hari pertama latihan untuk refresh kembali materi bela diri Polri yang pada dasarnya semua anggota sudah menguasai sejak dari masa pendidikan. Setelah itu, baru kita laksanakan ujiannya,” ungkap Suyono.

​Ujian bela diri berkala ini digelar guna memastikan seluruh personel Polres Trenggalek memiliki fisik yang prima dan respons taktis yang terukur saat menghadapi potensi bahaya di lapangan.

​Dengan kemampuan bela diri yang terus terasah, para anggota diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat serta menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional.