TEKNOLOGI

​Kerap Dianggap Sepele, Ini 7 Penyebab Utama HP Bisa Terbakar dan Meledak

×

​Kerap Dianggap Sepele, Ini 7 Penyebab Utama HP Bisa Terbakar dan Meledak

Sebarkan artikel ini
Baterai HP
Istimewa
Inti Berita:
• Insiden HP memanas ekstrem hingga meledak umumnya dipicu oleh gangguan pada baterai lithium-ion, pengisian daya yang salah, serta pemakaian aksesori tidak resmi/palsu.
​• Aktivitas berat seperti bermain game saat di-charge, paparan suhu terik, penggunaan casing tebal, hingga kerusakan fisik akibat benturan dapat memicu overheating dan pembengkakan baterai.
​• Faktor lingkungan dan perangkat lunak seperti paparan cairan, baterai rakitan, hingga malware yang berjalan di latar belakang turut mempercepat kenaikan suhu dan korsleting.

​SUARA TRENGGALEKTelepon genggam (smartphone) atau hp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas harian.

Namun, di balik kemudahannya, terdapat potensi bahaya serius yang kerap diabaikan pengguna: risiko HP memanas ekstrem, terbakar, hingga meledak yang dapat memicu kebakaran rumah maupun cedera fisik.

​Penyebab utama dari insiden tersebut hampir selalu bermula dari gangguan pada baterai lithium-ion, kebiasaan pengisian daya yang keliru, hingga penggunaan aksesori non-original.

​1. Cacat baterai lithium-ion dan penggunaan pengisi daya imitasi

​Baterai lithium-ion pada HP modern memiliki sensitivitas tinggi. Adanya kotoran logam atau cacat produksi internal dapat memicu hubungan arus pendek (short circuit) yang menghasilkan panas tinggi secara mendadak.

​Risiko ini diperparah jika pengguna memakai charger atau kabel tidak resmi. Pengisi daya palsu umumnya tidak dilengkapi sistem proteksi arus listrik yang memadai, sehingga memicu lonjakan tegangan dan pengisian daya berlebih (overcharging).

​2. Overheating berlebih dan kerusakan fisik pada perangkat

​Penggunaan perangkat untuk aktivitas berat secara terus menerus seperti bermain game, streaming, atau navigasi saat suhu lingkungan tinggi dapat memicu overheating.

Meletakkan HP di dalam mobil yang terik atau tertutup casing tebal juga memperburuk sirkulasi panas.

​Selain itu, benturan akibat jatuh atau tekanan fisik dapat merusak struktur sel baterai. Baterai yang mulai membengkak (swelling) menjadi indikator awal kerusakan internal yang sangat rentan terbakar jika terus diisi daya.

​3. Paparan suhu ekstrem, cairan, hingga serangan malware

​Faktor lingkungan dan perangkat lunak turut memegang peranan penting dalam keamanan perangkat:

​Suhu Ekstrem & Cairan: Paparan sinar matahari langsung atau masuknya cairan dapat memicu korosi dan korsleting baterai.

​Aplikasi & Malware: Sistem operasi yang tidak stabil atau malware yang berjalan di latar belakang memaksa prosesor bekerja nonstop, sehingga meningkatkan suhu baterai secara drastis.

​Aksesori Aftermarket: Menggunakan baterai rakitan atau power bank berkualitas rendah yang tidak memenuhi standar keamanan resmi.

​4. Kenali tanda bahaya dan langkah pencegahan dini

​Guna mengantisipasi potensi ledakan, pengguna diimbau mewaspadai sejumlah gejala awal seperti fisik HP yang menggelembung, suhu panas abnormal saat dalam kondisi kedu (idle), munculnya bau kimia menyengat, atau charger yang terlalu panas saat dihubungkan.

​Langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • ​Selalu menggunakan pengisi daya original atau bersertifikat resmi.
  • ​Hindari mengisi daya HP sepanjang malam (overnight charging) tanpa pengawasan.
  • ​Jangan menggunakan HP untuk aktivitas berat saat proses pengisian daya berlangsung.
  • ​Segera ganti baterai jika bentuknya sudah membengkak dan jauhkan perangkat dari paparan panas langsung.