PERISTIWA

Bupati Trenggalek Turun Cek Warga Kurang Mampu, Temukan Warga Sakit Butuh Pengobatan

×

Bupati Trenggalek Turun Cek Warga Kurang Mampu, Temukan Warga Sakit Butuh Pengobatan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Bupati Trenggalek saat melakukan pengecekan warga kurang mampu dalam pelayanan kesehatan dan bedah rumah.
Inti Berita:
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau langsung kondisi tujuh warga kurang mampu di tiga desa wilayah Kecamatan Gandusari pada Rabu (9/9/2026).
​Kunjungan lapangan dilakukan untuk mencocokkan data kemiskinan Pemkab dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.
​Ditemukan kasus warga kurang mampu yang memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) namun terhambat mengakses layanan medis ke rumah sakit akibat kendala ekonomi keluarga.

SUARA TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajarannya turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi masyarakat kurang mampu di Kecamatan Gandusari, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan itu dilakukan untuk mencocokkan kondisi riil masyarakat dengan data yang dimiliki pemerintah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Trenggalek bersama jajaran mengunjungi tujuh warga di tiga desa. Hasil pengecekan menunjukkan kondisi warga yang dikunjungi sesuai dengan data yang ada.

Namun, terdapat beberapa warga yang membutuhkan koordinasi lebih lanjut untuk mendapatkan layanan bantuan lainnya, termasuk akses pelayanan kesehatan meskipun telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Salah satunya adalah suami Suparti, Sukiyo, warga Desa Melis, Kecamatan Gandusari. Pria paruh baya tersebut dalam kondisi lemas dan harus terbaring di tempat tidur.

Sukiyo telah memiliki KIS. Namun, kondisi ekonomi membuat dirinya dan keluarga belum bisa mengakses pengobatan lebih lanjut di rumah sakit. Rumah yang ditempatinya juga dalam kondisi tidak layak huni.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Trenggalek meminta Dinas Sosial untuk mengoordinasikan pelayanan kesehatan dengan dinas terkait.

Sementara penanganan rumah tidak layak huni akan dikoordinasikan dengan instansi terkait lainnya.

Soelung Raharjeng S., Kabid Lingjamsos Dinas Sosial PPPA, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan.

“kegiatan hari ini, Bapak Bupati turun ke bawah, turun ke lapangan terkait dengan melihat kondisi riil masyarakat di bawah,” katanya.

Menurut Soelung, kunjungan tersebut sekaligus untuk mencocokkan data yang dimiliki pemerintah dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“apakah betul data yang sudah ada itu sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Meskipun ada sedikit perbedaan tapi insya Allah kita bisa membantu untuk menyelesaikan,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, tujuh warga yang didatangi tersebar di tiga desa. Rinciannya, tiga orang dari Desa Krandekan, dua orang dari Desa Melis, dan dua orang dari Desa Widoro.

Soelung berharap kegiatan peninjauan lapangan dapat membuat pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Menurutnya, pemerintah perlu sering turun langsung agar mengetahui kondisi riil masyarakat dan menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan.

“Jadi untuk masyarakat yang kita kunjungi dengan kondisi rumah layak untuk dilakukan pembenahan kita harus melaksanakan pengusulan untuk bedah rumah. Sehingga rumah itu menjadi layak dan masyarakat yang dikunjungi dan kebetulan sakit, dengan akses kesehatan yang mereka belum bisa jangkau, meskipun sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat itu harus kita fasilitasi,” tandas Soelung.