Inti Berita:
• Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki meninjau langsung pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jombok, Kecamatan Pule.
• Dalam kunjungan itu, Kapolres ikut membantu pekerjaan pembangunan bersama warga.
• Progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 70 persen.
SUARA TRENGGALEK – Kepala Kepolisian Resor Trenggalek, Ridwan Maliki, turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak hanya memantau pengerjaan proyek, tetapi juga ikut membantu proses pembangunan bersama warga dan para pekerja.
Dengan mengenakan pakaian lapangan, AKBP Ridwan Maliki tampak mendorong angkong atau gerobak dorong berisi material tanah uruk menuju lokasi pembangunan jembatan.
Aksi tersebut menarik perhatian warga sekitar yang turut bergotong royong menyelesaikan pembangunan akses penghubung antarwilayah itu.
Kapolres Trenggalek mengatakan progres pembangunan Jembatan Merah Putih saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Sejumlah pekerjaan utama disebut sudah selesai dan tinggal tahap penyempurnaan.
“Alhamdulillah, progres pembangunan sudah mencapai 70 persen. Tinggal pemasangan besi pembatas kanan kiri dan pengecatan,” ujarnya.
Jembatan tersebut dibangun dengan panjang 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi sekitar 3,5 meter. Sementara bentang sungai yang dilalui memiliki lebar kurang lebih 5 meter.
Total anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp45 juta yang berasal dari kemitraan bantuan Polres Trenggalek dan swadaya masyarakat setempat.
Menurut AKBP Ridwan, pembangunan jembatan dipilih karena memiliki peran penting bagi aktivitas warga sekitar.
Selain menjadi akses utama menuju area pertanian, jembatan itu juga mempercepat mobilitas antar dusun dan desa yang sebelumnya harus ditempuh dengan memutar cukup jauh.
“Dulu warga harus memutar hingga sekitar 4 kilometer. Dengan adanya jembatan ini, waktu tempuh bisa lebih singkat sekitar 20 menit,” jelasnya.
Dalam proses pembangunan, Polres Trenggalek juga melibatkan masyarakat secara langsung. Semangat gotong royong dinilai menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.
“Warga kami libatkan bersama-sama agar nantinya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” imbuhnya.
Kapolres berharap pembangunan Jembatan Merah Putih segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya para petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Semoga cepat selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya.











