Inti Berita:
• SMKN 2 Trenggalek gelar sosialisasi SPMB 2026 di SMPN 1 Gandusari
• Diikuti sekitar 200 siswa dari 6 rombel
• Program wajib dari Dinas Pendidikan Jawa Timur
• Materi meliputi aturan, teknis pendaftaran, hingga larangan dalam proses SPMB
• Antusiasme siswa tinggi meski dilakukan setelah ujian
• Diharapkan siswa lebih siap dan paham proses pendaftaran
SUARA TRENGGALEK – SMKN 2 Trenggalek terus melakukan langkah proaktif dalam menyukseskan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur Tahun 2026.
Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi tatap muka yang digelar di SMPN 1 Gandusari, Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 siswa dari enam rombongan belajar.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang mewajibkan sekolah tingkat SMA/SMK memberikan pemahaman langsung kepada siswa SMP/MTs terkait proses penerimaan murid baru.
Panitia SPMB SMKN 2 Trenggalek 2026, Imam Malik, mengatakan sosialisasi tatap muka dinilai penting untuk menghindari kesalahan informasi saat proses pendaftaran.
“Sosialisasi ini merupakan program dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, agar calon pendaftar memahami seluruh syarat dan prosedur pendaftaran SPMB SMA/SMK Tahun 2026,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim SPMB menyampaikan sejumlah materi penting, mulai dari regulasi terbaru, petunjuk teknis SPMB Jawa Timur 2026, hingga pengenalan aplikasi pendaftaran online.
Selain itu, juga disampaikan hal-hal yang dilarang selama proses penerimaan, baik bagi orang tua maupun panitia.
Imam Malik menjelaskan, penentuan sekolah sasaran sosialisasi tidak dilakukan secara mandiri, melainkan berdasarkan penugasan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung.
“Penunjukan sekolah sasaran ditentukan langsung oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung, sehingga kami menjalankan sesuai pembagian wilayah,” jelasnya.
Meski dilaksanakan setelah siswa menyelesaikan ujian PSAJ sekitar pukul 11.30 WIB, antusiasme peserta tetap tinggi. Para siswa terlihat aktif mengikuti pemaparan materi hingga akhir kegiatan.
“Sosialisasi dilaksanakan setelah ujian PSAJ, namun antusiasme siswa tetap tinggi,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan calon peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik terkait proses SPMB 2026, sehingga dapat menentukan pilihan pendidikan lanjutan dengan tepat.











