OLAHRAGA

Muncul Klub Sepak Bola Bernama MNA, Bupati Trenggalek: Ingin Talenta Muda Punya Jalan

×

Muncul Klub Sepak Bola Bernama MNA, Bupati Trenggalek: Ingin Talenta Muda Punya Jalan

Sebarkan artikel ini
Bupati Trenggalek
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat dikonfirmasi soal nama klub bola MNA.
Inti Berita,
• Bupati Trenggalek tidak bikin klub bola, tapi dorong pembinaan talenta muda.
• Fokus pada pencarian bakat dan ikut kompetisi regional/nasional.
• Tujuannya agar pemain bisa dilirik dan masuk klub lebih besar.
• Program ini berjalan di luar sistem Askab yang sudah ada.
• Nama “MNA” bukan nama Bupati, tapi singkatan tokoh sepak bola lokal.

SUARA TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menegaskan dirinya tidak membentuk klub sepak bola baru, melainkan mendorong wadah pembinaan talenta muda di luar jalur formal yang sudah ada.

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Ipin, langkah tersebut bertujuan membuka peluang lebih luas bagi pemain muda berbakat di Trenggalek agar dapat berkembang dan menembus level yang lebih tinggi.

“Teman-teman ingin talenta-talenta yang ada di Trenggalek ini punya jalan. Kita tidak selamanya bisa menggantungkan kepada yang sudah ada, jadi kita gotong-royong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus utama dari inisiatif ini adalah pencarian bakat (talent scouting) dan mengikutsertakan pemain dalam berbagai kompetisi, baik tingkat regional maupun nasional.

Dengan cara tersebut, diharapkan para pemain muda bisa terpantau dan mendapatkan kesempatan bergabung dengan klub yang lebih besar.

“Harapannya bisa jadi talent scouting. Kalau ada bibit baik, bisa dititipkan atau ditransfer ke klub yang lebih besar,” jelasnya.

Mas Ipin juga menyebut, pembinaan ini berjalan berdampingan dengan sistem yang sudah ada.

Asosiasi Kabupaten (Askab) tetap fokus pada kompetisi internal dan pembinaan klub lokal seperti Persiga.

Sementara itu, inisiatif baru ini digerakkan secara kolaboratif oleh para pelaku sepak bola lokal.

Ia menambahkan, nama “MNA” yang digunakan bukan merujuk pada dirinya, melainkan singkatan dari sejumlah tokoh sepak bola Trenggalek.

“Bukan nama saya itu. MNA itu dari Moah, Nanda dan Ali, mereka pelaku sepak bola kawakan yang nanti jadi pelatih untuk talenta muda,” terangnya.