SUARA TRENGGALEK – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan kesigapannya dalam menangani laporan masyarakat.
Damkar yang biasa dijuluki pahlawan si serba bisa kali ini melakukan penyelamatan seekor kerbau bule yang tercebur ke dalam septic tank di Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Selasa (24/2/2026).
Julukan lain ksatria biru dengan semboyan pantang pulang sebelum padam itu berhasil menyelamatkan kerbau betina berbobot 500 kilogram yang ditaksir bernilai sekitar Rp 25 juta dari septic tank dengan kedalaman 2,5 meter.
Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satpol PP Trenggalek, Burhannudin menyampaikan evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga melalui call center Damkar.
Peristiwa tersebut terjadi di Kandang Sapi dan Kerbau Sidomapan RT 019 RW 008 Dusun Tambakboyo, Desa Widoro. Kerbau tersebut diketahui milik Eko Pujihartono, warga Dusun Geneng Sanan, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.
“Pada Selasa sekitar pukul 07.00 WIB, pemilik mengetahui kerbaunya sudah berada di dalam septic tank. Upaya evakuasi bersama pemelihara sudah dilakukan namun tidak berhasil, sehingga pemilik menghubungi call center Damkar,” jelas Burhan.
Lanjut Burhan, laporan diterima petugas piket Mako Damkar pada pukul 08.05 WIB. Lima menit kemudian, petugas menyiapkan sarana dan prasarana.
Dirasa kelengkapan siap, petugas langsung bergegas menuju lokasi menggunakan satu unit mobil pompa pemadam kebakaran bernomor polisi AG 8802 ZP dengan delapan personel.
“Delapan petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pelapor untuk menentukan langkah evakuasi,” tuturnya.
Setelah proses penanganan, diungkapkan Burhan pada pukul 09.36 WIB kerbau bule berhasil diangkat dari septic tank menggunakan tali tambang dan bantuan winch pada mobil pompa pemadam.
“Kedalaman septic tank kurang lebih 2,5 meter, sehingga cukup menyulitkan di lapangan. Namun alhamdulillah kerbau berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Disampaikan Burhan, kerbau yang dievakuasi berjenis kelamin betina dengan perkiraan berat sekitar 500 kilogram dan ditaksir bernilai sekitar Rp 25 juta.
“Usai proses evakuasi, hewan tersebut langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya,” tuturnya.
Diimbuhkan Burhan, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material, petugas juga telah mastikan situasi dinyatakan aman dan terkendali.











