SUARA TRENGGALEK – Warga Kabupaten Trenggalek dikejutkan oleh gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (27/1/2026) pagi. Getaran gempa terasa cukup jelas sekitar pukul 08.20 WIB di sejumlah kawasan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, gempa berkekuatan magnitudo 5,7 dengan pusat gempa berada di darat.
Sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 122 kilometer. Intensitas getaran yang dirasakan di Trenggalek tercatat pada skala III Modified Mercalli Intensity (MMI).
Dampak gempa menyebabkan satu bangunan Kantor Kecamatan Dongko mengalami kerusakan ringan, khususnya pada bagian atap. Runtuhan genting dari bangunan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengatakan ketiga korban telah mendapatkan penanganan awal di lokasi kejadian.
“Korban luka ringan ada tiga orang, masing-masing atas nama Sukamdi, Bintang, dan Reza. Mereka terkena runtuhan genting dari atap Kantor Kecamatan Dongko,” ujar Triadi.
Ia menjelaskan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek langsung dikerahkan begitu laporan gempa dan dampak kerusakan diterima. Tim melakukan asesmen awal terhadap kondisi bangunan serta memastikan keselamatan para korban.
“TRC multisektor sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan kerusakan dan memastikan kondisi korban dalam keadaan aman,” tambahnya.
BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kerusakan bangunan atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Keselamatan tetap yang utama. Apabila terdapat bangunan yang mengalami retak atau berpotensi roboh, sebaiknya tidak digunakan sementara waktu,” pungkas Triadi.











