SUARA TRENGGALEK – Nasib apes dialami remaja berinisial B (17) ditemukan meninggal dunia setelah terpeleset dan tenggelam saat memancing.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Dam Cangkring, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (24/01/2026) sore.
Kapolsek Karangan AKP Andi Salbi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban datang ke lokasi bendungan bersama seorang rekannya sekitar pukul 14.00 WIB untuk memancing.
“Korban terpeleset di bagian plesengan saat hendak mengambil air, kemudian jatuh dan tenggelam. Sekitar 15 menit kemudian korban berhasil ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Andi Salbi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB saat korban berangkat menuju Dam Cangkring. Saat memancing dan mendapatkan ikan, korban turun mendekati air.
Namun permukaan bendungan yang licin membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke dalam aliran bendungan.
Melihat kejadian tersebut, rekan korban segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban sekitar 15 menit kemudian.
Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
AKP Andi Salbi mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area bendungan atau sungai, terlebih pada kondisi permukaan yang licin.
“Kami mengingatkan agar masyarakat lebih waspada saat berada di sekitar bendungan yang licin dan berarus. Pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” tegasnya.











