PENDIDIKAN

TKA Jadi Standar Baru Pengukuran Akademik Siswa, Tak Lagi Tentukan Kelulusan

×

TKA Jadi Standar Baru Pengukuran Akademik Siswa, Tak Lagi Tentukan Kelulusan

Sebarkan artikel ini
SPMB Trenggalek tka sekolah
Istimewa
Inti Berita,
• TKA adalah asesmen nasional untuk ukur kemampuan akademik siswa.
• Berbeda dari UN, TKA tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan.
• Berlaku untuk SD, SMP, SMA, termasuk jalur nonformal dan homeschooling.
• Hasil TKA bisa dipakai untuk seleksi pendidikan lanjutan.
• Tujuannya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemetaan kemampuan siswa.

SUARA TRENGGALEKPemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai asesmen standar untuk mengukur capaian akademik siswa di Indonesia.

Berbeda dengan Ujian Nasional (UN) yang sebelumnya bersifat wajib dan menentukan kelulusan, TKA hadir dengan pendekatan baru yang lebih fleksibel. Tes ini bersifat sukarela dan tidak menjadi penentu kelulusan siswa.

TKA dirancang untuk mengukur kemampuan akademik siswa berdasarkan kurikulum yang berlaku, sekaligus memberikan gambaran objektif terkait kemampuan individu.

Pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap. Untuk jenjang SMA/SMK telah dimulai pada November 2025, sementara untuk SD dan SMP dilaksanakan mulai Maret hingga April 2026.

TKA tidak hanya diperuntukkan bagi siswa pendidikan formal, tetapi juga mencakup jalur nonformal seperti paket A, B, dan C, serta pendidikan informal seperti homeschooling.

Dalam pelaksanaannya, materi yang diujikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk siswa SD dan SMP, mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika.

Sementara untuk SMA/SMK, selain dua mata pelajaran tersebut, juga ditambahkan Bahasa Inggris serta dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan.

Soal dalam TKA dirancang untuk menguji pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, analitis, dan penalaran logis, bukan sekadar hafalan. Bentuk soal pun beragam, mulai dari pilihan ganda hingga uraian.

Program ini bertujuan menyediakan data capaian akademik yang terstandar dan objektif.

Hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan seleksi pendidikan lanjutan, sekaligus menjadi acuan bagi sekolah dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selain itu, TKA juga memberikan manfaat langsung bagi siswa, di antaranya membantu mengenali kekuatan dan kelemahan akademik, serta mendorong pola belajar yang lebih berfokus pada pemahaman.

Dengan konsep tersebut, TKA diharapkan menjadi langkah baru dalam sistem pendidikan nasional yang lebih menekankan pada pengembangan kompetensi siswa tanpa tekanan kelulusan seperti ujian sebelumnya.