SUARA TRENGGALEK – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait sejumlah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal akibat jalan rusak dan berlubang, jajaran Satlantas Polres Trenggalek melakukan pemetaan di sejumlah ruas jalan, Senin (23/2/2026).
Pemetaan dilakukan di sepanjang jalur Trenggalek-Gandusari via Simpang 4 Sumberingin-Karangan hingga lingkar Simpang 3 Ngetal dengan panjang kurang lebih 9,1 kilometer.
Dari hasil pengecekan tersebut, petugas dari Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menemukan sedikitnya 52 titik jalan dalam kondisi rusak dan berlubang.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengatakan, kerusakan jalan cukup bervariasi, dengan lebar lubang mencapai 2 meter dan kedalaman hingga 15 sentimeter.
“Iya betul. Dari catatan kita, terjadi beberapa kali kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan tersebut, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah preventif untuk menekan laka lantas terulang kembali,” tegasnya.
Menurut AKP Sony, kondisi jalan rusak tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Risiko semakin tinggi saat hujan turun karena lubang jalan tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara.
“Hasil pemetaan ini akan kami teruskan dan koordinasikan lebih intens dengan instansi terkait agar segera mendapatkan penanganan berupa perbaikan atau penambalan jalan,” ujarnya.
Sebagai langkah sementara, petugas telah memberi tanda pada titik-titik jalan rusak menggunakan cat warna putih fosfor agar lebih mudah terlihat.
“Untuk sementara waktu, pada titik jalan rusak tersebut kita tandai dengan cat warna putih fosfor. Namun demikian kepada pengguna jalan tetap kami imbau agar waspada, berhati-hati khususnya saat hujan dan senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas,” pungkasnya.











