ADVETORIAL

Satgas Trenggalek Siapkan Sistem “Rapor” untuk Dapur MBG, Kualitas Akan Dinilai dan Diberi Skor

×

Satgas Trenggalek Siapkan Sistem “Rapor” untuk Dapur MBG, Kualitas Akan Dinilai dan Diberi Skor

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Trenggalek, Sunarto.
Inti Berita:
• Pemkab Trenggalek siapkan sistem “rapor” untuk nilai kualitas dapur MBG (SPPG).
• Penilaian akan berbasis skor (A, B, C) dan dilengkapi rekomendasi perbaikan.
• Sistem ini diharapkan meningkatkan kualitas dan pengawasan program MBG.

SUARA TRENGGALEK – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Trenggalek tengah menyiapkan sistem monitoring komprehensif untuk mengawasi kualitas pelaksanaan program MBG, khususnya pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Trenggalek, dr. Sunarto mengatakan selama ini pengawasan masih dilakukan secara sektoral, seperti dari sisi kesehatan, perindustrian, maupun perdagangan.

Ke depan menurut Sunarto yang juga bertugas sebagai wakil ketua Satgas MBG menerangkan, pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh dengan sistem penilaian berbasis skor.

“Selama ini monitoring masih per sektor. Ke depan kita buat komprehensif, sehingga nanti SPPG ini bisa kita beri skor kualitas, seperti A, B, C. Ibaratnya kita beri rapor,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan sistem “rapor” untuk dapur MBG tersebut akan memberikan gambaran kuantitatif terkait kualitas layanan setiap dapur SPPG.

Dari hasil penilaian itu, nantinya akan muncul rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan. Selain itu juga muncul juara sebagai SPPG terbaik.

“Kalau sudah ada scoring, kita bisa tahu secara kuantitatif. Misalnya nilainya sekian, berarti kekurangannya di mana. Dari situ keluar rekomendasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem ini juga diharapkan memicu motivasi sekaligus evaluasi bagi pengelola SPPG. Bahkan, hasil penilaian tersebut bisa memunculkan peringkat antar unit.

“Kalau ada ranking, tentu jadi bahan evaluasi juga. Harapannya bisa memacu perbaikan kualitas,” imbuhnya.

Sunarto menegaskan, inisiatif ini merupakan hasil rapat Satuan Tugas (Satgas) yang dipimpin Sekretaris Daerah dan ditargetkan segera difinalisasi dalam waktu dekat.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Trenggalek dalam memastikan kualitas MBG tetap terjaga, baik dari sisi keamanan pangan, nilai gizi, hingga pengelolaan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Prinsipnya kita ingin memastikan MBG di Trenggalek ini sehat, aman, tidak ada efek samping, dan benar-benar bermanfaat,” tegasnya.