SUARA TRENGGALEK – Warga Trenggalek segera dapat menikmati layanan pemasangan ring jantung tanpa harus bepergian ke luar daerah.
Manajemen RSUD dr. Soedomo Trenggalek tengah mematangkan persiapan fasilitas Cath Lab (Catheterization Laboratory) dan menargetkan layanan tersebut mulai beroperasi pada 2027.
Selama ini, pasien gangguan jantung yang membutuhkan pemasangan ring (stent) harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah seperti Tulungagung, Kediri, hingga Surabaya.
Proses rujukan tersebut kerap menyulitkan keluarga pasien, terutama karena waktu penanganan yang sangat krusial serta biaya pendampingan yang tidak sedikit.
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengadakan peralatan medis, tetapi juga menyiapkan tenaga ahli untuk mendukung operasional layanan tersebut.
“Kami membiayai pendidikan dokter spesialis RSUD dr. Soedomo untuk menangani Cath Lab dan pemasangan ring jantung. Target kami, tahun 2027 masyarakat sudah bisa menikmati layanan ini di Trenggalek,” ujar Sukarodin.
Ia menjelaskan, pengoperasian unit Cath Lab membutuhkan dokter spesialis dengan kompetensi intervensi jantung yang tersertifikasi.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek memberikan beasiswa pendidikan spesialis kepada dokter RSUD secara bertahap.
“Layanan ini tidak bisa hadir secara instan. Kami harus menyiapkan SDM melalui pendidikan formal terlebih dahulu, lalu melengkapi fasilitas pendukungnya,” tegasnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Pemkab Trenggalek dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan daerah.
Pemerintah menyadari penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi, sehingga membutuhkan respons cepat dan fasilitas yang memadai.
Dengan hadirnya Cath Lab, RSUD dr. Soedomo diharapkan mampu memangkas waktu emas (golden period) penanganan pasien serangan jantung. Tenaga medis dapat langsung melakukan tindakan tanpa harus merujuk pasien ke luar kota.
Jika layanan ini telah beroperasi, pasien dalam kondisi darurat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh yang berisiko. Selain mempercepat tindakan medis, keluarga pasien juga lebih mudah memberikan pendampingan selama proses perawatan.
Menjelang target operasional 2027, DPRD Trenggalek terus mengawal kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia agar berjalan sesuai jadwal.
“Kami optimistis 2027 layanan ini siap. Jadi, warga Trenggalek tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mendapatkan tindakan pasang ring jantung,” pungkas Sukarodin.











