Poin Utama
• Petugas gabungan menertibkan balon udara jelang Lebaran Kupatan di Trenggalek.
• Sebanyak 40 balon udara dan 65 petasan berhasil diamankan sebelum diterbangkan.
• Sebanyak 27 remaja turut diamankan dan diberi pembinaan bersama orang tua.
• Penerbangan balon udara tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya.
• Polisi berharap kesadaran masyarakat soal bahaya balon udara terus meningkat.
SUARA TRENGGALEK – Jajaran kepolisian bersama TNI dan PLN melakukan penertiban balon udara di sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek menjelang perayaan Lebaran Kupatan, Sabtu (28/3/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas gabungan mengamankan sedikitnya 40 balon udara yang akan diterbangkan.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasihumas AKP Katik mengatakan, seluruh balon udara diamankan sesaat sebelum diterbangkan dan langsung dibawa ke Mapolres Trenggalek untuk proses lebih lanjut.
“Di wilayah kota Trenggalek, petugas Satsamapta mengamankan enam balon udara yang akan diterbangkan di dua desa, yakni Karangsoko dan Sambirejo,” ujarnya.
Selain itu, di Kecamatan Durenan, petugas juga mengamankan 10 balon udara serta 65 petasan atau mercon berbagai ukuran, dengan diameter terbesar mencapai 5 sentimeter.
Tak hanya barang bukti, petugas turut mengamankan 27 orang yang mayoritas berusia remaja. Mereka kemudian diberikan pembinaan dengan menghadirkan orang tua masing-masing sebagai bentuk edukasi dan efek jera.
Penertiban juga dilakukan di sejumlah kecamatan lain. Di wilayah Tugu, petugas mengamankan empat balon udara. Sementara di Pogalan ditemukan 11 balon, Karangan tujuh balon, dan Suruh dua balon udara.
“Untuk ukuran balon bervariasi, mulai dari diameter satu meter, delapan meter, hingga yang terbesar 15 meter,” imbuhnya.
Menurutnya, jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, jumlah penerbangan balon udara pada perayaan Kupatan tahun ini mengalami penurunan cukup signifikan.
“Hal ini tentu menjadi kabar baik sekaligus bukti bahwa masyarakat mulai memahami bahaya menerbangkan balon udara. Ke depan kami harapkan bisa lebih ditekan lagi,” pungkasnya.











