SUARA TRENGGALEK – Proses penyaringan calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Trenggalek saat ini telah memasuki tahap akhir.
Delapan nama yang sebelumnya mengikuti seluruh tahapan tes kini tengah diseleksi untuk ditetapkan satu calon yang akan mendapat rekomendasi langsung dari DPP PDI Perjuangan.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi menjelaskan bahwa mekanisme penetapan ketua dilakukan sepenuhnya oleh pusat setelah proses penyaringan selesai.
“Sekarang sudah masuk tahap penyaringan. Delapan nama itu setelah semua tes dilalui, nanti akan dimunculkan satu orang calon ketua DPC yang akan langsung ditunjuk oleh pusat seusai berkas rekomendasi,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Doding, dalam pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) masih menunggu jadwal resmi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Sebelum Konferensi Daerah (Konferda) Jatim berlangsung pada November ini, Konfercab tidak dapat digelar.
Ia juga memperkirakan Konfercab Trenggalek bisa dilaksanakan pada awal atau pertengahan Desember 2025.
Terkait struktur lainnya, Doding menegaskan bahwa tahap penyaringan saat ini hanya berlaku untuk posisi ketua.
“Sekarang cuma proses pemilihan ketua satu orang. Nanti ditetapkan setelah direkomendasi pusat keluar, lalu disahkan di Konfercab,” jelasnya.
Sementara untuk pengisian posisi sekretaris dan bendahara, disampaikan Doding akan ditentukan sepenuhnya oleh tim formatur dalam Konfercab.
“Tim formatur itu dari unsur DPD satu orang, ketua terpilih satu orang dan tiga ketua PAC. Nanti terserah formatur siapa yang akan menjadi sekretaris dan bendahara,” katanya.
Doding juga menambahkan, mekanisme baru ini berbeda dengan sistem sebelumnya di mana komposisi KSB (ketua, sekretaris, bendahara) ditentukan langsung oleh pusat.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, terdapat delapan nama calon ketua DPC yang telah berproses dalam penjaringan dan penyaringan.
Delapan nama tersebut yakni, Mochamad Nur Arifin, Doding Rahmadi, Didit Sasongko, Pranoto, Bambang Sutopo, Marni, Ahmad Riadi dan Hamdan Raihan.











