WISATA

Pantai Pelang dan Kili-Kili Trenggalek Jadi Lokasi Favorit Baru Wisata Saat Libur Lebaran

×

Pantai Pelang dan Kili-Kili Trenggalek Jadi Lokasi Favorit Baru Wisata Saat Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pengunjung wisata saat menikmati keindahan pantai Kili-Kili.
Inti Berita,
• Kunjungan wisata saat lebaran di Trenggalek naik.
• Pantai Kili-Kili dan Pelang alami lonjakan signifikan.
• Pelang naik 30% dari tahun baru, hampir dua kali lipat dari Lebaran 2025.
• Peningkatan dipengaruhi perbaikan jalan dan cuaca lebih bersahabat.

SUARA TRENGGALEK – Kunjungan wisatawan selama libur Idul Fitri 2026 di Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan, meski belum terlalu signifikan dibandingkan hari biasa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Toni Widianto, mengatakan kenaikan jumlah wisatawan terlihat dari hasil rekapitulasi sementara pada periode 18-24 Maret 2026.

“Kalau kami pantau dari rekapitulasi jumlah pengunjung di beberapa destinasi, seperti Pantai Mutiara dan Pantai Karang Gongso, memang ada peningkatan sedikit di atas rata-rata hari Minggu,” ujarnya.

Dari data tersebut, Pantai Mutiara mencatat kunjungan tertinggi mencapai sekitar 4.200 orang. Sementara Pantai Pasir Putih dikunjungi sekitar 3.200 wisatawan, atau hanya naik sekitar 10 persen dibanding hari Minggu biasa.

Namun, lonjakan cukup mencolok terjadi di destinasi lain. Pantai Kili-Kili yang sebelumnya tergolong sepi, kini mulai ramai dengan kunjungan sekitar 922 orang pada hari ketiga dan keempat Lebaran.

“Ini fenomena baru. Kunjungan di Pantai Kili-Kili cukup tinggi tahun ini,” kata Toni.

Selain itu, Pantai Pelang juga menunjukkan peningkatan signifikan dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.900 orang dalam sehari.

Angka tersebut naik sekitar 30 persen dibanding libur Tahun Baru, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan Lebaran 2025.

Menurut Toni, peningkatan ini dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata.

“Kalau tahun kemarin masih becek dan sering hujan, tahun ini kondisi jalan sudah diperbaiki sehingga akses lebih mudah,” jelasnya.

Selain itu, faktor cuaca juga berperan. Curah hujan yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya membuat aktivitas wisata menjadi lebih nyaman.

Meski demikian, Toni menyebut perbandingan dengan Lebaran tahun lalu belum bisa dilakukan secara setara karena perbedaan durasi hari libur yang dihitung.

“Kalau dibandingkan dengan Idul Fitri tahun lalu belum bisa apple to apple, karena tahun ini baru dihitung sampai tanggal 24 Maret,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, kinerja pariwisata Trenggalek pada triwulan pertama 2026 menunjukkan tren positif.

Hingga Maret, capaian kunjungan wisata telah melampaui 11 persen dari target, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan performa yang cukup menggembirakan di triwulan pertama,” pungkasnya.