PERISTIWA

Operasi Gabungan di Trenggalek Tekan Balon Udara Saat Kupatan

×

Operasi Gabungan di Trenggalek Tekan Balon Udara Saat Kupatan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Konferensi pers petugas gabungan dalam menekan balon udara liar.

SUARA TRENGGALEK – Tradisi Kupatan di Kabupaten Trenggalek masih diwarnai penerbangan balon udara liar.

Meski demikian, petugas gabungan berhasil menekan jumlah pelanggaran dibandingkan tahun sebelumnya melalui operasi intensif selama perayaan berlangsung.

Operasi yang melibatkan Polsek Durenan, Koramil, dan PLN digelar sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi dengan menyasar sejumlah desa di Kecamatan Durenan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan belasan balon udara, satu petasan renteng, serta satu petasan berdiameter lima sentimeter sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya.

Kapolsek Durenan Iptu Sagi Janitra mengatakan, jumlah temuan tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dalam operasi gabungan ini, kami mengamankan belasan balon udara dan sejumlah petasan. Jika dibandingkan tahun lalu, jumlahnya menurun, yang artinya masyarakat mulai memahami bahaya balon udara liar,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga mendapati 27 orang yang terlibat dalam aktivitas tersebut, mayoritas masih di bawah umur. Mereka kemudian diberikan pembinaan dan dipanggilkan orang tuanya sebagai bentuk edukasi.

Tradisi Kupatan sendiri merupakan bagian dari budaya masyarakat Trenggalek yang identik dengan kegiatan silaturahmi dan sajian ketupat.

Namun, penerbangan balon udara liar dinilai membahayakan, baik bagi keselamatan penerbangan maupun jaringan listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian tradisi Kupatan tanpa melakukan aktivitas yang berisiko,” imbuhnya.

Dengan adanya penurunan pelanggaran, aparat berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga perayaan Kupatan ke depan dapat berlangsung lebih aman dan kondusif.