PERISTIWA

H-4 Lebaran, Petugas Gabungan di Trenggalek Perketat Rampcek Bus dan Cek Kesehatan Kru

×

H-4 Lebaran, Petugas Gabungan di Trenggalek Perketat Rampcek Bus dan Cek Kesehatan Kru

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Petugas gabungan saat melaksanakan rampcek di terminal Surodakan Trenggalek.

SUARA TRENGGALEK – Petugas memperketat pemeriksaan kelaikan kendaraan bus serta cek kesehatan terhadap seluruh kru di Terminal Tipe A Surodakan, Trenggalek pada empat hari (H-4) menjelang Lebaran 2026 .

Kepala Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek, Devi Ariandi mengatakan kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Kami bersama jajaran TNI, Polri, maupun BNN di wilayah Trenggalek melaksanakan pemeriksaan kesehatan hari ini,” ujar Devi.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan meliputi tes gula darah, kolesterol, serta pemeriksaan umum lainnya guna memastikan kondisi kru bus tetap prima selama bertugas.

“Harapannya kru bus yang berangkat dari Terminal Surodakan hingga sampai tujuan dalam kondisi aman, selamat, dan tidak mengalami gangguan kesehatan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 16 kru bus menjalani tes dari BNN dengan hasil negatif atau nihil penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, 26 kru lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas Rejowinangun dengan hasil seluruhnya dinyatakan sehat.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga melakukan ramp check terhadap lima unit bus, baik angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP).

“Alhamdulillah seluruh kendaraan dalam kondisi layak jalan,” kata Devi.

Pemeriksaan kendaraan mencakup aspek administrasi seperti kartu pengawasan, STNK, SIM, serta surat uji berkala.

Selain itu, dilakukan pula pengecekan teknis utama meliputi sistem pengereman, lampu, serta perangkat tanggap darurat.

Petugas juga memastikan kelengkapan teknis penunjang, seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan perlengkapan P3K.

“Semua bus dalam kondisi baik dan lengkap, tidak ditemukan kendala,” pungkasnya.