SUARA TRENGGALEK – Koordinator Wilayah SPPG Trenggalek, Neo Ordikla, menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan masyarakat yang mengunggah atau mempublikasikan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, keterbukaan tersebut justru dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara SPPG dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Kalau saya sendiri tidak masalah, karena itu juga bisa dijadikan evaluasi dari SPPG terkait menu yang disajikan,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Neo menegaskan, SPPG Trenggalek mengedepankan prinsip keterbukaan kepada masyarakat.
Dengan demikian, potensi keluhan dapat segera ditangani secara langsung di tingkat dapur penyedia makanan.
Ia juga memastikan tidak akan terjadi polemik seperti di daerah lain terkait pelaporan terhadap unggahan masyarakat.
“Insyaallah tidak, SPPG terbuka semua,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar masyarakat yang memiliki keluhan terkait menu atau kualitas makanan dapat langsung menyampaikannya ke pihak dapur.
Hal ini dinilai lebih efektif agar perbaikan bisa segera dilakukan tanpa harus menunggu proses panjang.
“Kalau ada keluhan, lebih baik langsung ke dapur saja supaya bisa langsung ditindaklanjuti. Biasanya juga masyarakat langsung ke dapur,” pungkasnya.











