SUARA TRENGGALEK – Umat Muslim di Kabupaten Trenggalek menjalani ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dengan berpedoman pada jadwal imsakiyah dan waktu berbuka puasa yang ditetapkan berdasarkan perhitungan astronomi Kementerian Agama.
Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara itu, Muhammadiyah memulai puasa lebih awal, yakni pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dengan perbedaan tersebut, Kamis 12 Maret 2026 tercatat sebagai hari ke-22 puasa menurut pemerintah dan NU, serta hari ke-23 bagi warga Muhammadiyah.
Baik pemerintah maupun NU memprediksi Ramadan tahun ini akan berlangsung selama 30 hari hingga Jumat, 20 Maret 2026. Sementara Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Ramadan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026.
Bagi masyarakat di Kabupaten Trenggalek, jadwal berbuka puasa menjadi panduan penting untuk menentukan waktu membatalkan puasa secara tepat.
Berdasarkan jadwal yang disusun dari data resmi Kementerian Agama dan perhitungan lembaga falakiyah, waktu adzan Magrib atau berbuka puasa di wilayah Trenggalek:
- Kamis, 12 Maret 2026 pukul 17.51 WIB.
Jadwal ini menjadi penanda bagi umat Muslim untuk mengakhiri puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Suasana Ramadan di Trenggalek sendiri biasanya diwarnai dengan kebersamaan keluarga saat berbuka puasa. Masyarakat juga menyiapkan berbagai hidangan khas untuk dinikmati bersama.
Setelah berbuka, masjid-masjid di berbagai wilayah dipenuhi jamaah yang melaksanakan salat tarawih berjamaah. Selain itu, tradisi berbagi makanan dan kegiatan sosial turut mempererat kebersamaan antarwarga selama bulan suci.
Dengan adanya jadwal berbuka puasa yang jelas, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan secara tepat waktu dan penuh keberkahan.











